Sudah Siap Jual Tempe, Pedagang di Surabaya Kaget Motor Tak Ada di Teras, Dicek CCTV Digondol Maling
Sebuah motor Honda Revo milik penjual tempe, Mulyadi, raib digondol maling saat di parkir di depan rumah
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Arie Noer Rachmawati
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah motor Honda Revo milik penjual tempe, Mulyadi, raib digondol maling saat di parkir di depan rumah Jalan Kapasjaya, Tambaksari, Surabaya, Selasa (7/7/2020) dini hari.
Kepada Tribunjatim.com, Mulyadi mengungkapkan, motornya itu dicuri sekira pukul 04.55 WIB.
Biasanya, sebelum Adzan Subuh berkumandang, ia bersama teman-teman sesama penjual tempe mempersiapkan perkakas dagangannya.
• VIRAL Gadis Cantik Bernama Dita Leni Ravia, Nama Adik Juga Unik, Orang Tua: Bapaknya Penyuka Burung
"Kegiatan saya dengan kawan-kawan pagi hari sekitar jam 4 bersiap menata dagangan tempe, untuk di antar ke pasar dan pelanggan," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Kamis (9/7/2020).
Namun, sayangnya pagi itu, Mulyadi mengaku terlambat bangunan.
"Saat semua seduh berangkat tinggal 1 sepeda motor yang akan saya gunakan ngirim juga," jelasnya.
• Kehidupan Suami Nikahi Transgender, Kuak Rahasia Istri Baru: Tubuhnya Tulen, Istri Sah Diceraikan
• VIRAL Pelakor Digerebek Sedang Berhubungan dengan Suami Orang, Justru Tantang dan Marahi Istri Sah
Anehnya, ketika ia bangun dan hendak bersiap menata keranjang dagangan tempe. Ternyata motornya tak lagi di tempat.
"Saya lihat dari teras rumah atas. Lho kok sepeda saya nggak ada. Langsung saya turun ngecek dan ternyata memang tidak ada," tuturnya.
Semula ia tak menduga bahwa motornya itu bakal digondol maling.
• 1 Pedagang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pasar Pahing Kota Kediri Ditutup 3 Hari, Disterilisasi
Saat dirinya memastikan melalui rekaman video Closed Circuit Television (CCTV), yang terpasang di depan rumah.
Dugaannya keliru. Ternyata motornya raib dibawa kabur seorang pria tak dikenal.
"Setelah itu saya ngecek ke CCTV dan benar saja. Ada seorang pria mengambil motor saya," jelasnya.
Mulyadi mengaku enggan melaporkan insiden pencurian motor tersebut. Ia mengaku telah mengikhlaskan motor itu.
"Iya saya sudah ikhlas," pungkasnya.
• Ayah di Malang Nekat Cabuli Putrinya Berkali-kali, Aksi Bejatnya Terkuak Seusai Korban Curhat ke Ibu
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Arie Noer Rachmawati