Perawat ODGJ Trenggalek Ajak Memanusiakan Pasien Gangguan Jiwa Lewat Konten YouTube
Liana memutuskan membuat channel YouTube Liana Ners untuk memperlihatkan bagaimana timnya memperlakukan ODGJ Trenggalek.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Liana, perawat orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ ) Trenggalek mengakui masih banyak orang yang keliru dalam memperlakukan ODGJ.
Tapi ia mafhum. Ia pun sempat menganggap buruk ODGJ sebelum dekat dengan mereka seperti saat ini.
Maka, Liana memutuskan membuat channel YouTube Liana Ners.
Akun itu dibuat awal 2017.
“Saya ingin para ODGJ tidak diperlakukan secara tidak pas. Dengan berbagi video di YouTube, orang bisa melihat bagaimana tim kami memperlakukan mereka,” ujar Liana, Jumat (10/7/2020).
Perawat itu punya banyak stok konten pelayanan tim terhadap ODGJ di wilayah Kecamatan Dongko.
• Liana, Perawat ODGJ Trenggalek yang Mengangkat Martabat Pasien Gangguan Jiwa
Konten terkumpul sejak 2012, ketika ia pertama kali turun langsung bertemu dengan pasien gangguan jiwa.
Kebanyakan video adalah kegiatan tim ketika mengunjungi ODGJ, yakni saat tim membujuk, merawat, dan mengajak para penderita gangguan jiwa itu berkomunikasi.
Awalnya video itu hanya untuk kepentingan dokumentasi dan laporan ke kantor.
Sejak punya channel YouTube, ia mulai mengunggahnya satu demi satu untuk contoh kepada khalayak soal pendekatan dengan ODGJ.
Di luar dugaan, banyak yang tertarik pada konten Liana.
• Garis Edelweiss Merespons Suasana Hati Lewat Drawing, Selipkan Doa di Tiap Karya
Suscriber-nya meroket sampai 436 ribu per akhir pekan lalu.
Sebanyak 117 video yang ia unggah telah ditonton lebih dari 44 juta kali.

“Tujuan kami membuat channel YouTube ini untuk berbagi informasi tentang bagaimana cara memanusiakan manusia, terutama ODGJ,” tulis Liana dalam keterangan channel-nya.
Netizen menanggapi positif unggahan-unggahan Liana.
Banyak komentar yang masuk di kolom yang tersedia. Kebanyakan memberi semangat.
• Grand Opening, Sei Sapiku Sidoarjo Gratiskan 100 Porsi untuk Pembeli Pertama, Pengunjung Ramai Antre
“Sehat selalu Bu Lin dan team. Senantiasa kalian semua dilindungi Allah. Amin,” tulis pemilik akun Natali Make Up, di postingan Liana bertanggal 9 Juli 2020.
“Alhamdulillah, banyak belajar tentang arti hidup dan berbagi kasih sayang dari channel Bu Lin,” begitu komentar lain dari pemilik akun Jamiah Jamiah, pada postingan yang sama.
Niat baik berbuah jauh lebih baik.
Channel YouTube Liana termonetisasi sejak Maret 2020. Itu membuat ia menerima uang dari iklan yang ditonton netizen pada video-video unggahannya.
• Mengenal Teknik Dasar Seni Lettering, Bisa Jadi Terapi, Latih Kesabaran hingga Mengendalikan Diri
Uang dari hasil monetisasi itu tak dipakai untuk kepentingan pribadi Liana, namun untuk mengapresiasi para ODGJ.
Ia kerap memberi penghargaan kepada ODGJ yang tekun. Bentuknya macam-macam.
“Pernah sekali sepeda motor. Kambing sudah berkali-kali,” ujar Liana merasa bangga.
Editor: Dwi Prastika