Nilai Transaksi Hewan Kurban di Pasar Hewan Mojokerto Meningkat Tajam
Jumlah transaksi hewan ternak mengalami lonjakan cukup signifikan jelang Idul Adha 2020 di Pasar Hewan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Jumlah transaksi hewan ternak mengalami lonjakan cukup signifikan menjelangIdul Adha 1441 H di Pasar Hewan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Sadikin, Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto di Pasar Hewan Ngrame, mengatakan transaksi hewan ternak seperti sapi kini bisa mencapai dari empat ekor sampai 10 ekor.
Sedangkan, harga satu ekor sapi paling rendah dikisaran Rp 15 juta dan harganya bisa bertambah menyesuaikan bobot hewan ternak tersebut. Mayoritas pedagang menjual sapi usia 2 tahun.
"Nilai transaksi perdagangan hewan ternak sapi yaitu sekitar Rp.150 juta sampai Rp.200 juta setiap kali pembukaan perdagangan di Pasar Hewan Ngrame Mojokerto," ungkapnya kepada Surya, Jumat (17/7/2020).
Ia menjelaskan transaksi hewan ternak kambing dan domba juga mengalami peningkatan menjelang Idul Adha. Setidaknya, kambing dan domba terjual sekitar 80 ekor dalam setiap pembukaan perdagangan di pasar hewan.
Harga kambing menyesuaikan bobot dan usia hewan ternak sekitar 1,5 tahun hingga 2 tahun harganya senilai Rp.2,5 juta sampao Rp.3 juta.
• Sarwendah Tak Balas DM Eks Personel Cherrybelle, Terungkap Alasan Tak Pernah Kumpul Lagi
• Umat Konghucu Kwan Sing Bio Tuban Minta Kemenag Cabut Surat Tanda Rumah Ibadah Budha
• Setiap Hari Jumat, Hairgoods Berikan Layanan Potong Rambut Gratis Untuk Warga Tulungagung
"Total transaksi perdagangan hewan ternak jenis kambing dan domba sekitar sekitar Rp.200 juta," jelasnya kepada TribunJatim.com.
Menurut dia, mayoritas pedagang hewan ternak ini berasal dari luar kota yakni Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, Jombang dan Mojokerto. Sedangkan, pedagang hewan ternak paling banyak 80 persen dari Wringinanom Gresik. Diprediksi peningkatan aktivitas perdagangan hewan ternak di Pasar Hewan Ngrame sampai H-1 Idul Adha.
"Adapun jumlah hewan ternak di Pasar Ngrame seperti sapi mencapai 60 ekor hingga 70 ekor dan Kambing/ Domba sekitar 300 ekor," ujarnya.
Seperti yang diberitakan, petugas Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto telah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) hewan kurban di Pasar Hewan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Berdasarkan hasil Sidak tersebut diperoleh bahwa terjadi peningkatan pedagang hewan ternak dan lonjakan harga hewan kurban menjelang Idul Adha 1441 Hijriah atau 2020.
Perdagangan hewan ternak telah mengalami lonjakan semenjak dua pekan di Pasar Hewan Ngrame. Peningkatannya, mencapai 75 persen jika dibandingkan saat Pandemi Covid-19 hanya sekitar 30 persen.
Sedangkan, lonjakan ketersediaan hewan ternak khususnya kambing lebih dari 100 persen menjelang Idul Adha.
Harga hewan ternak yang biasanya dijadikan hewan kurban juga mengalami kenaikan mencapai 50 persen.
Pasar hewan Ngrame buka dua kali dalam satu pekan yaitu Wage mulai pukul 06.00 WIB sampai 13.00 WIB dan Pahing hingga pukul 11.00 WIB. Jadwal di pasar hewan ini saat Wage khusus perdagangan hewan ternak Kambing dan Pahing hewan ternak campuran seperti Sapi dan Kambing. (Mohammad Romadoni/TribunJatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-mojokerto-pasar-hewan-di-kabupaten-mojokerto.jpg)