6 Tradisi Pernikahan Unik di Seluruh Dunia, dari Menikahi Pohon Dulu hingga Menangis Sebulan Penuh
6 tradisi pernikahan unik di seluruh dunia, termasuk menikahi pohon dulu, menangis sebulan penuh, hingga lainnya!
Tradisi ini memiliki makna bahwa jika pasangan itu dapat tahan akan siksaan itu maka cinta mereka pasti abadi dan bisa mengatasi mahligai rumah tangga mereka nanti.
Pastinya jika bisa menghadiri pernikahan seperti itu, pasti para tamu memilih menjauhi para pengantin.
• Keberadaan Suku Lingon yang Misterius, Suku Asli Indonesia Punya Mata Biru Bak Bule, Diduga Punah?
3. Calon pengantin menangis sebulan penuh

Tradisi ini libatkan kesedihan yang dipaksakan.
Etnis minoritas Tujian, China, memiliki tradisi bagi calon pengantin wanita harus menangis sebulan penuh sebelum pernikahannya.
Sisi baiknya, ia tidak harus menangis 24 jam selama 1 bulan penuh, tapi hanya sejam per harinya.
Selanjutnya keluarga pengantin wanita khususnya yang perempuan juga diajak menangis bersama-sama, tetapi mereka tidak harus sebulan penuh.
Ibu pengantin mulai ikut menangis 10 hari sejak tradisi itu dimulai, dan nenek pengantin menyusul 20 hari sejak tradisi dimulai.
Apa makna dari tradisi ini?
Rupanya, tangisan bagi etnis Tujian adalah ekspresi kebahagiaan yang tersamarkan dengan kesedihan.
Bagi mereka, kebahagiaan akan muncul setelah ada kesedihan sehingga setelah menangis akan tercipta nada harmonis yang bisa menjadi doa untuk pernikahan sang pengantin.
• Suku Sentinel di Kepulauan Andaman Pernah Selamat dari Tsunami Aceh, Tak Segan Bunuh Orang Asing
4. Mulai hidup baru dengan loncati sapu

Tradisi ini telah mengakar dari budaya Amerika Serikat wilayah selatan.
Saat para kulit hitam masih menjadi budak, mereka menikah dengan lakukan tradisi melompati sapu yang tergeletak di lantai.
Itu merupakan simbol jika pasangan pengantin akan memulai hidup baru.