Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Meninggal Saat Gowes, Jenazah Pria ini Dibiarkan Tergeletak di Terminal Kertonegoro Ngawi

Demam olahraga bersepada alias gowes akhir-akhir ini melanda tanah air, hal itu juga dilakukan Mudjarot (62) warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Jenazah Mudjarot (62) warga Ngawi dibiarkan teronggok dipinggir alun alun sebelum Polisi datang mengevakuasi. Teman teman jenazah takut, almarhum terkena Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Tren bersepada alias gowes akhir-akhir ini melanda tanah air, hal itu juga dilakukan Mudjarot (62) warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini.

Namun baru beberapa kilometer dari rumahnya, bermaksud menyusul rekan-rekannya di terminal bus Kertonegoro, di Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, tiba-tiba Mudjarot mengaku badannya lemas, dan tak berapa lama ia roboh telentang.

Melihat kondisi korban roboh, tak satu pun dari rekan-rekannya yang mau mendekat memberikan pertolongan. Semua ketakutan karena robohnya pria yang terlihat masih muda dari usianya ini, begitu tiba-tiba.

"Almarhum dari rumah bersepedaan niat bergabung dengan rekan rekannya di terminal. Namun, baru saja memarkir sepedanya, mengaku merasa lemas, kemudian duduk tak berapa lama roboh telentang," kata Joko Reka salah seorang Satpam Terminal Kertonegoro, Ngawi ini.

Menurut Joko Reko, almarhum ini biasa sepedaan bersama rekan-rekannya dari komunitas sepeda Ngawi dan beristirahat di area terminal Kertonegoro, Ngawi sambil menunggu rekannya yang berjalan kaki.

"Komunitas almarhum ini memang sering olahraga bareng, ada yang sepedaan, ada yang jalan kaki. Waktu itu almarhum ikut yang sepedaan," katanya.

37 Orang Positif Covid-19, Pasar Keputran Surabaya Ditutup Seminggu, Gugus Tugas: Tidak Lockdown

Fakta Bayi dari Wanita Covid-19 Mau Kabur di RSSA Malang Wafat, si Ibu Operasi Caesar dan Diisolasi

Syahrini Tak Kuasa Menahan Tangis Dengarkan Lagu BCL, Istri Reino Beri Dukungan: Peluk dari Jauh

Meski rekan rekannya banyak, lanjut Joko Reko, tidak satu pun dari mereka yang berusaha mendekat memberikan pertolongan. Banyak dari mereka yang sebelumnya duduk bersebelahan dengan almarhum malah pergi menjauh.

"Saat Polisi bersama tim kesehatan datang dengan pakai hazmat (sesuai protokol kesehatan), Mudjarot sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan masih mengenakan pakaian olahraga," ujar Joko Reko.

Melihat kejadian itu, warga dan personil terminal Kertonegoro, Ngawi melapor ke petugas Publik Safety Centre Ngawi dan Polisi setempat.

Sementara Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan penyelidikan. Selanjutnya jenazah di evakuasi sesuai protokol kesehatan Covid-19 ke RSUD dr Soeroto, Ngawi.(tyo/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved