Kisah Sejoli Miskin Dinikahkan di Polsek, 10 Tahun Hidup Bareng Baru Sah, Agus Nangis: Gak Nyangka
Ketika pernikahan diadakan di kantor polsek karena keterbatasan dana, bantuan pemerintah membuat kedua mempelai keluarga miskin ini menangis.
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Inilah kisah sejoli miskin yang rumah saja tak punya berakhir dinikahkan di kantor Polsek.
Sejoli miskin ini sebenarnya sudah 10 tahun hidup bersama bahkan punya tiga orang anak.
Sayangnya, mereka ternyata tidak pernah melegalkan janji sucinya di KUA.
Kedua sejoli mendapat bantuan dari pemerintah setempat dan berakhir dinikahkan di kantor Polsek.
Agus, sang mempelai pria mengaku begitu bahagia saat mendapatkan anugerah tersebut.
• VIRAL Orang Keji Bakar Anak Kucing Hidup-hidup, Suara Terakhir Pilu, Rp34 Juta Bagi Penangkap Pelaku
Mari kita simak cerita selengkapnya berikut:
Agus Prayitno (35) tidak menyangka dapat melangsungkan ijab kabul bersama Kecup Ani Novianti (36) di kantor Polsek Laweyan Solo pada Rabu (22/7/2020) sekira pukul 09.00 WIB.
Dari pantauan di lokasi, tampak pasangan tersebut berangkat dari daerah Jajar menuju kantor Polsek Laweyan mengendarai mobil polisi dengan dikawal mobil patwal yang telah dihias sedemikian rupa layaknya mobil pengiring pengantin.
Di sisi lain, di area Polsek Laweyan telah bersiap menyambut pasangan tersebut ditandai dengan hiasan lengkungan janur di akses masuk kantor.
• Drama Istri Hamil Kaget Hadiri Resepsi Suami Sendiri, Nikah Ditunda Polisi Turun, Keluarga Malu
Lengkap dengan pemain hadrah yang siap menyambut pasangan itu.
Ijab kabul dipimpin penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Laweyan, M Mahmud dan selaku saksi, Kapolsek Laweyan, AKP Ismanto Yuwono dan Danramil Laweyan, Kapten Cba Kurdi.
Usai ijab kabul, tampak Agus tak kuasa menahan air matanya lantaran merasa terharu.
Dirinya merasa lega, pasalnya telah resmi secara agama dan negara menjadi pasangan suami-istri.
"Ya terharu, sudah kayak begini semua (disiapkan prosesi ijab kabul)," katanya singkat.
• Tragedi Maut Pernikahan karena Masalah Mantan, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan, Nasib Cewek Miris
Dirinya pun tidak menyangka prosesi ijab kabul dilakukan di Kantor Polsek Laweyan.
"Kalau kayak gini nggak tau, nggak nyangka. Taunya di KUA, ijab selesai. Ya terharu," imbuhnya.
Perlu diketahui sebelumnya, Agus dan Kecup telah hidup bersama sekira 10 tahun lamanya.
Hingga saat ini pasangan tersebut telah dikaruniai tiga orang anak.
Pasangan itu tinggal di gudang bekas pabrik es daerah Jajar selama sekira 5 tahun.
Laki-laki 35 tahun itu mengungkapkan, sudah memiliki niatan sejak awal untuk meresmikan hubungannya dengan Kecup secara sah menurut agama dan negara.
Namun terkendala administrasi serta restu dari mertua.
Sesuai permintaan saudara, lanjut Agus, diminta mencari tempat tinggal yang layak setelah selesai melangsungkan prosesi ijab kabul.
• 6 Tradisi Pernikahan Unik di Seluruh Dunia, dari Menikahi Pohon Dulu hingga Menangis Sebulan Penuh
"Kalau surat-surat sudah selesai dan ijab, tolong cari tempat yang layak," ungkap Agus.
Kapolsek Laweyan, AKP Ismanto Yuwono menceritakan, ide menikahkan Agus dan Kecup secara resmi bermula dari informasi yang diperolehnya dari media.
Persiapan ijab kabul tersebut membutuhkan waktu sekira satu bulan.
• Mata Pengantin Baru Bengkak seusai Malam Pernikahan, Tragedi Liar Terungkap, Bulan Madu Ikut Kacau
"Kami mendapat berita ada keluarga belum memiliki legalitas hidup bersama dan memiliki anak tiga yang hidup di lahan kosong," terangnya.
Sehingga sebagai aparat negara, pihaknya ingin menghadirkan negara. Tatkala ada warga dalam kondisi tidak mampu, negara hadir untuk memberikan solusi.
Solusi kaitanya dengan pasangan tersebut ialah dengan menikahkan Agus dan Kecup secara resmi.
Camat Laweyan, Endang Sabar menambahkan, dengan selesainya prosesi ijab, tentu pasangan suami istri itu dinyatakan sah secara agama dan negara.
Sehingga nantinya akan lebih mudah menyalurkan bantuan dari pemerintah kepada keluarga tersebut.
Artikel di atas telah tayang sebelumnya di TribunJateng.com dalam judul 10 Tahun Hidup Bersama Pasangan, Agus Tak Menyangka Ijab Kabul di Kantor Polsek Laweyan Solo