Breaking News:

Pilkada Surabaya 2020

Cak Ji Dorong Warga Jadi Pelaku Ekonomi Tangguh, Apresiasi Petani Jambu Sukses Penjaringan Sari  

Bakal Calon Wali Kota Surabaya Armuji sambangi Penjaringan Sari. Apresiasi petani jambu air sukses dan dorong warga jadi pelaku ekonomi tangguh.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Hefty Suud
SURYA/NURAINI FAIQ
Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menemui Didik Suharyadi, warga di kampungnya Medokan Ayu, Surabaya yang sukses budidayakan aneka tanaman dan buah, Jumat (23/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jelang Pilkada Surabaya 2020, Bakal Calon Wali Kota Surabaya Armuji sambangi kampungnya di Penjaringan Sari, Jumat (24/7/2020).

Dalam kunjungannya, dia mendorong dan mensupport warga sekitar Penjaringan Sari untuk menjadi pelaku ekonomi tangguh di kampung tangguh.

Dia juga mendorong agar masyarakat tetap gemar bertanam demi mendukung program ketahanan pangan di masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ). 

Download Lagu MP3 Nobodys Love Maroon 5, Lengkap Ada Liriknya, If My Love Aint Your Love

Mengenal Sosok Kasatlantas Polres Malang, AKP Diyana Suci Listyawati, Penggagas Samsat Jelita

Ia pun mengapresiasi Didik Sunaryadi yang telah sukses mengembangkan hobi bertanamnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi di masa pandemi. 

"Saya bangga dan perlu mendukung Pak Didik ini. Inspiratif di tengah pandemi. Menjadi pelaku ekonomi kreatif dengan gemar bertanam. Ini contoh baik," kata Armuji, Jumaf (24/7/2020)

Cak Ji yang sebelumnya pernah menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan Bakal Wakil Wali Kota Surabaya dari PDIP, justru kini aktif turun ke warga.

Misteri Kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo Berakhir, Sebab Kematian Dibongkar Polisi, Bunuh Diri?

Hotman Paris Ungkap 2 Artis Paling Berani Bayar Mahal Jasa Pengacaranya, Ada Sosok Pedangdut

Pada Jumat (24/7/2020) dirinya memberikan dukungan pada Didik Sunaryadi, warga yang gemar bertanam.

Warga Penjaringan ini bahkan telah mendapatkan hasil menjadi pelaku ekonomi kreafif warga. Dia berhasil dari hobi bertanam memanfaatkan masa pandemi telah mendapatkan pundi-pundi uang.

Pemilik pekarangan kecil di kampungnya ini berhasil menanam aneka buah. Terutama jambu air. Hasilnya dijual online per kg bisa Rp 50.000.

"Makin banyak yang beli hasil berkebun buah saya saat Corona begini. Kami berani jual seharga itu karana kemasan saya percantik dan buahnya memang super. Pelanggan banyak dari online," ucap Didik.

Selain menjual hasil buah, juga Didik menjual hasil cangkokan atau bibit jambu air. Saat pandemi juga laris dijual online.

"Harus ada Didik-Didik yang lain," kata Cak Ji mengapresiasi. 

Penulis: Nuraini Faiq

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved