Kisah Bunga Jual Diri Sejak Mahasiswi, Keperawanan Direnggut Pacar, Ingin Berubah, 'Normal, Menikah'
Bunga, menceritakan pengalamannya saat terjun ke dunia bisnis prostitusi online. Kini, Bunga ingin hidupnya berubah.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
Namun ia tolak, karena Bunga berprinsip tidak ingin menghancurkan keluarga orang lain.
"Saya hidup enggak mau menyakiti orang lain. Tentu kalau tawaran itu saya terima, istri sahnya akan tersakiti. Memang sih saya akan dapat banyak materi dari dia. Tapi hati jadi enggak tenang," beber Bunga.
Dirinya mengaku saat ini sudah jarang membuka layanan BO di medsos. Alasannya sederhana, karena dia kini sudah mendapatkan pekerjaan dan takut corona. Sehingga ia lebih memilih menghindarinya.
"Masih takut kalau harus open BO lagi. Sekarang saya justru sedang fokus jualan baju di medsos. Biar punya kesibukan lain dan terlepas dari jerat prostitusi. Saya hanya ingin hidup normal, menikah, dan membesarkan anak-anak dengan baik," terang Bunga.
• Editor Metro TV Bunuh Diri Diragukan Ayah Yodi Prabowo, Kesaksian Warga Tidak Dengar Erangan
Istilah yang Sering Dipakai PSK Online
Istilah-istilah Siap BO, ST saja, stay hotel, nawar nggak logis auto blok, hanya teman tak lebih, Ready, Chat di Bandungan, Hargai profesi, Need Valid, dan sebagainya telah marak di media sosial.
Ternyata nama dan foto profile di grup itu tersamarkan sehingga hanya orang tertentu yang mengenalinya itu jaringan prostitusi online.
Berdasar penelusuran Tim Tribunjateng.com, selain di Facebook ada juga aplikasi yang sering dimanfaatkan oleh para PSK menjajakan diri.
• Curhat Kesedihan Yan Vellia, Rindu Didi Kempot dan Singgung Orang Jahat: Tanpa Menganggap Kami Ada
Mereka menawarkan diri sendiri.
Bukan "menjual" nama orang lain.
Entah ada yang mengkoordinir atau tidak, belum diselidiki.
Dalam status yang mereka pajang, ada yang blak-blakan siap dibooking dan layani seks namun sebagian disamarkan dikemas sebagai paket pijat plus.
• VIRAL Ibu Hamil Syok Lihat Suami Temani Selingkuhan di RS, Sama-sama Mau Lahiran, Lihat Reaksi Bidan
Mereka siap dipanggil ke rumah, namun lebih banyak perempuan itu menawarkan diri siaga di kamar hotel/penginapan menunggu "pemesan" datang atau di kamar kos.
Operasional mereka sebagian menggunakan aplikasi Michat.
Istilah yang mereka pakai untuk menarik pengguna jasa (pria hidung belang) antara lain Valid, Hanya yang Serius, Siap BO, ST saja, stay hotel, nawar nggak logis auto blok, hanya teman tak lebih, Ready, Chat di Bandungan, Hargai profesi, Need Valid, dan sebagainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-kisah-bunga-jual-diri-sejak-mahasiswi-jadi-psk-online-keperawanan-direnggut-pacar.jpg)