Breaking News:

Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Respons Persebaya Soal Dukungan BNPB Pusat ke PSSI, Tak Bisa Dipukul Rata, 'Belum Tentu di Daerah'

Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi merespons dukungan BNPB Pusat kepada PSSI untuk menggulirkan kompetisi Liga 1 2020 pada 1 Oktober nanti.

Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Manager Persebaya Candra Wahyudi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi merespons dukungan BNPB Pusat kepada PSSI untuk menggulirkan kompetisi Liga 1 2020 pada 1 Oktober nanti.

Diketahui, Rabu (22/7/2020) PSSI mendapat dukungan melanjutkan kompetisi dari Ketua BNPB Doni Monardo yang mana sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19.

Meski begitu, Candra menyebut lampu hijau dari BNPB Pusat tidak bisa dipukul rata ke semua daerah, khususnya Kota Surabaya yang masih berstatus zona merah Covid-19.

Beda dengan Persib, Persebaya Singgung Belum Dapat Buku Panduan Protokol Kesehatan dari PSSI

"Kita juga sudah bicara dengan BNPB di daerah, di Surabaya khususnya. Mereka menyatakan meski BNPB pusat ada lampu hijau, itu belum tentu BNPB daerah berikan lampu hijau," ujar Candra Wahyudi, Senin (27/7/2020).

Berbeda situasi bila BNPB Pusat memberikan lampu merah, Candra Wahyudi menyebut maka seluruh BNPB daerah akan ikut.

"Ketika BNPB Pusat berikan lampu merah, maka otomatis seluruh Indonesia akan lampu merah," sambungnya saat hadir sebagai narasumber di BincangBola.

VIRAL Curhat Pria Setubuhi Anjing, Gara-gara Nonton Video, Padahal Istri Hamil, Ending Nasib Miris

Rayuan Maut Dukun Palsu Asal Malang Makan Korban, Selalu Lakukan Ritual di Makam, Lihat Endingnya

"Jadi misal pusat berikan rekomendasi jalan, itu belum tentu Persebaya yang berada di Surabaya yang kita tahu zona merah atau hitam akan lampu hijau," lanjut Candra Wahyudi.

Untuk itu, Candra Wahyudi meminta PSSI dan PT LIB memikirkan secara matang opsi terbaik untuk klub-klub yang daerahnya masih terjadi lonjakan kasus positif Covid-19.

"Maka hal ini yang harus diantisipasi oleh federasi dan liga, misal ada salah satu klub yang tidak dapat hak izin main di daerah, itu seperti apa?" ujar Candra Wahyudi tanya ke PSSI.

Nilai Aturan Pergantian 5 Pemain dalam Kembalinya Liga 1 2020, Kapten Persela Lamongan: Kurang Ideal

Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi kemudian menjawab dan membenarkan pernyataan Persebaya bahwa lampu hijau dari BNPB Pusat tidak mutlak bisa diikuti oleh BNPB di daerah.

Oleh sebab itu, dia menginformasikan bahwa perwakilan dari PT LIB akan melakukan kunjungan ke daerah-daerah yang akan digunakan untuk kompetisi nanti.

"Memang betul, belum tentu apa yang disetujui BNPB Pusat atau Gugus Tugas Pusat lalu di daerah juga setuju. Hari ini LIB ada di Jogja, selanjutnya ke Surabaya," ujar Yunus.

Penulis: Ndaru Wijayanto

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved