Breaking News:

30 Desa di Sampang Kekeringan Kritis Meski Belum Puncak Kemarau, BPBD Beber Kondisi Cuaca Terkini

Puluhan Desa di Kabupaten Sampang, Madura sudah mengalami kekeringan kritis meskipun, puncak musim kemarau belum tiba.

SERAMBI/BEDU SAINI
Ilustrasi musim kemarau di Sampang. 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG - Puluhan Desa di Kabupaten Sampang, Madura sudah mengalami kekeringan kritis meskipun, puncak musim kemarau belum tiba.

Hal itu diketahui setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan se-Sampang melalui Surat Edaran (SE).

Kemudian surat tersebut dibalas oleh pihak Kecamatan dengan menginformasikan kondisi desa di areanya masing-masing.

Penyembelihan Kurban di Masjid Al Akbar Digelar Besok, 200 Petugas Dikerahkan dan Dibekali Hazmat

Sehingga, setelah terdata oleh BPBD Sampang saat ini ada 30 desa di Kota Bahari terdampak kekeringan.

Kasi kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Moh Imam mengatakan, dari puluhan desa yang mengalami kekeringan kritis itu tersebar di Kabupaten Sampang.

Namun, jumlah terdampak kekeringan bisa jadi bertambah sebab, hingga saat ini masih ada tiga Kecamatan yang belum menyetor atau melaporkan kondisi desa di daerahnya.

Janda Tua Dimusuhi Sekampung, Hajatan Nikah Tamu Nihil, Awalnya Soal Kades, Anak: Entah Masalah Apa

Lusi, Orang Ketiga di Hubungan Yodi Prabowo-Suci Muncul ke Publik, Pekerjaan & Kondisi Terkuak: Maaf

"Tiga kecamatan itu diantaranya, Kecamatan Tambelangan, Camplong, dan Kedungdung," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (31/7/2020).

Adapun kondisi cuaca saat ini, Moh Imam menjelaskan masih dalam katagori kering basah.

Sedangkan, mengaca dari tahun sebelumnya puncak kekeringan di Sampang akan terjadi pada Agustus 2020 mendatang.

Tips Memasak Daging Kurban Anti Amis, Tak Perlu Dicuci Langsung Rebus Setengah Matang, Lebih Lunak

"Untuk waktu tepatnya, puncak kekeringan tidak dapat diprediksi karena saat ini BPBD Surabaya belum mengumumkan," terang Moh Imam.

Sementara, untuk upaya menanggulangi bencana kekeringan pada musim ini, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh camat se-Sampang, termasuk PDAM dan DPRKP pada 5 Agustus 2020.

"Untuk saat ini kami masih belum bergerak karena data masih belum terkumpul semua, terlebih untuk melakukan bantuan kami masih akan mengajukan dana dengan membuat Surat Keterangan (SK) tentang siaga darurat kekeringan," pungkasnya.

Pemuda Surabaya Cekcok dengan Warga saat Tanya Rumah Teman, Gelagatnya Aneh, Ternyata Bawa Parang

Penulis: Hanggara Syahputra

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved