Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tewasnya Pria Nganjuk Akibat Terserempet Kereta di Surabaya Bukan Bunuh Diri, Satu Pesan Jadi Bukti

Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih memastikan tewasnya pria Nganjuk, yang terserempet kereta di Jalan Ahmad Yani Surabaya, karena kecelakaan.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Pria asal Nganjuk terserempet kereta api di Jalan Ahmad Yani, Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya, Kamis (30/7/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih memastikan tewasnya M Misrun (43) asal Nganjuk, yang terserempet kereta api di Jalan Ahmad Yani, Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya, karena kecelakaan.

Kompol Masdawati Saragih menampik jika insiden itu disebut upaya nekat dari korban untuk mengakhiri hidup.

"Ini (kecelakaan) murni tidak kesengajaan, pada saat menyeberang ada kereta lewat," katanya pada awak media di lokasi, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu, saksi mata kejadian Hadi mengungkapkan, sebelum petugas tiba dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui, korban membawa sebuah tas selempang kecil.

Di dalamnya terdapat kotak makanan, sejumlah kartu identitas, dan ponsel.

Bandara Juanda Surabaya Tambah Jam Operasional, Antisipasi Lonjakan Penumpang di Masa New Normal

Kronologi Pria Nganjuk Tewas Terserempet Kereta Api di Jalan Ahmad Yani Surabaya hingga Terpental

Hadi mengatakan, di ponsel milik korban yang sempat diperiksa oleh petugas kepolisian yang tiba di lokasi, terdapat sebuah percakapan pendek korban dengan seorang wanita yang diduga kuat adalah istrinya.

Dia mengatakan, percakapan singkat di ponsel tersebut berisikan rencana korban untuk pulang ke rumah.

"Tadi ada ponsel dilihat polisi katanya mau pulang gitu. Ada percakapan dengan istrinya, tapi dibawa pak polisi tadi," pungkasnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi.

Editor: Dwi Prastika

Masjid Al Akbar Surabaya Lakukan Penyembelihan H +1 Salat Idul Adha, Tidak Ada Kupon Daging Kurban

Mahasiswa Unair Surabaya Sudah Lakukan Analisis sebelum Gelar Aksi Tuntut Pemotongan UKT 50 Persen

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved