Hari Raya Idul Adha 2020

Tip Percantik Olahan Daging Kurban Ala Chef Hotel Surabaya, Kreasikan Garnis: Pastikan Bebas Ulat

Percantik tampilan olahan daging kurban dengan garnis rumahan ala Chef Executive hotel berbintnag di Surabaya. Pastikan bahan fresh, bebas dari ulat.

Tayang:
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Hefty Suud
SURYA/ SAIFUL SOLICHUDIN
Contoh garnis yang bisa ditambahkan ke makanan agar lebih menarik dari Chef Executive Cluster Royal Singosari Cendana dan Regantris Hotel Surabaya Edi Suhendi. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di Hari Raya Idul Adha 2020, masakan dari olahan daging akan dihidangkan di meja-meja rumah.

Gulai dan sate adalah menu yang biasa jadi andalan. 

Untuk membuat olahan daging kurban lebih menggugah selera makan, selain rasa, ternyata tampilan juga harus diperhatikan.

Untuk mempercantik tampilan menu makanan, menambahkan garnis adalah solusinya.

Acara Nikah Gagal Tamu Tak Hadir Satupun, Derita Janda Tua Dikucilkan Sekampung, Anak: Perkara Kades

Pastikan Hewan Kurban Sehat, Polresta Malang Kota Gelar Penyembelihan, Gandeng Universitas Brawijaya

Tambahan unsur garnis yang beraneka ragam bisa menggugah selera sehingga makanan yang telah disajikan bisa disantap habis.

Menurut Chef Executive Cluster Royal Singosari Cendana dan Regantris Hotel Surabaya Edi Suhendi, garnis memang menambah daya tarik hidangan.

"Garnis ini untuk menghias makanan supaya lebih menarik. Kalau nggak pakai rasanya kurang lengkap. Menurut saya, garnis harus ada di makanan non kuah," ungkap Edi.

Borok Gilang Bungkus Kain Jarik yang Viral, Pernah Mesum di Kos hingga Kerap Incar Maba: Terkenal

Gubernur Khofifah Petik 5 Hikmah Idul Adha di Tengah Pandemi, Tekankan Nilai Kejuangan dan Ikhlas

Baik sajian Nusantara maupun mancanegara, lanjutnya, harus tetap diberi garnis. Untuk membuat garnis pun, tidak boleh sembarangan.

Tak perlu jauh-jauh ke restoran atau hotel, kita bisa mengkreasikan garnis di makanan sendiri.

"Bahan-bahan garnis harus yang bisa dimakan dan tidak berbahaya kalau dikonsumsi bersama dengan makanannya," ungkap Edi.

Imbuhnya, garnis bisa berupa sayur atau buah yang segar. Lebih baik dengan warna cerah yang menarik perhatian.

"Bisa pakai tomat, lemon, mentimun, atau yang lain. Kalau sayur, biasanya seledri, kemangi, selada, sawi putih, kol, dan sebagaianya," urainya

Seperti memilih bahan masakan, garnis yang dipakai harus dipastikan masih segar dan bersih. Agar tetap fresh, garnis bisa disimpan di lemari pendingin. Pastikan juga garnis terbebas dari ulat.

"Jangan pilih bahan yang layu. Nanti malah bikin orang semakin tidak selera. Soalnya garnis kan harus membuat makanan lebih cantik. Jadi kalau orang lihat, bisa jatuh cinta," Edi mengungkapkan.

Tidak hanya bahan, volume garnis harus disesuaikan dengan ukuran makanan. Komposisinya tidak boleh lebih banyak.

"Garnis berfungsi sebagai pelengkap. Jadi, yang utama tetap makanannya. Garnis ini bisa membangkitkan selera makan, selain itu juga menambah aroma dan rasanya," tutup Edi.

Penulis: Christine Ayu Nurcahyanti

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved