Video Kekerasan Pria Pukul Wanita Tua di Panti Jompo Tuai Kecaman, Ternyata Ini Fakta di Baliknya!

Video kekerasan pria pukul 3 kali sampai wanita tua di panti jompo ketakutan tuai kecaman hingga viral, ternyata ini fakta di baliknya!

Penulis: Alga | Editor: Januar
Twitter/ardi_riauNew
Video yang menunjukkan aksi kekerasan seorang pria terhadap wanita tua di panti jompo menuai kecaman warganet, apa fakta di baliknya? 

Unggahannya tersebut lantas menuai banyak respons warganet.

Kecaman terhadap pria yang menyiksa wanita tua itu pun membanjiri kolom komentar.

Hingga Senin (3/8/2020) siang, unggahan tersebut telah dibagikan 33 kali dan disukai 28 orang.

VIRAL Gadis Cantik Dinikahi Duda Beda 18 Tahun, Hanya Pacaran Seminggu, Didekati Sejak SMK, Cinta

Fakta di balik video viral

Menurut penulusuran Tribunnews.com pada Senin (3/8/2020) siang, diketahui kejadian dalam video tersebut terjadi pada 4 tahun silam.

Kejadiannya pun bukan di Indonesia, melainkan di Klebang Besar, Melaka, Malaysia.

Dikutip dari malaysiakini.com, video yang menayangkan seorang pria memukuli wanita tua di panti jompo tersebut sempat viral pada Oktober 2016 silam.

Dalam 4 jam setelah video diunggah di Facebook, video tersebut telah ditayangkan 350.000 kali.

Viral video seorang pria memukuli wanita tua di panti jompo, diketahui kejadian berlangsung pada 2016 silam
Viral video seorang pria memukuli wanita tua di panti jompo, diketahui kejadian berlangsung pada tahun 2016 silam (via Tribunnews.com)

VIRAL Cara Terhormat Istri Balas Suami Selingkuh, Semua Harta Selamat & Diam-diam: Kebahagiaan Baru

Video itu pun mengundang kemarahan para warganet pada saat itu.

Ketua Menteri Melaka, Idris Haron lantas memberikan tanggapannya terkait video viral di media sosial tersebut.

Idris mengklaim, dirinya mengenal sosok pria dalam video.

Ia pun mengutuk tindakan pria tersebut.

"Saya kenal penjaga pribadi dan saya tidak pernah membayangkan dia akan memperlakukan orang tua dengan cara yang keras."

"Saya ingin ada tindakan terhadap petugas karena melakukan ini pada warga negara senior yang tidak berdaya," katanya, seperti yang diberitakan malaysiakini.com pada 5 Oktober 2016 silam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved