Pilkada Gresik 2020
Forum Kiai, Santri dan Alumni Pesantren Se-Kabupaten Gresik Deklarasi Dukung Gus Yani-Ning Min
Dukungan kepada pasangan bakal calon Bupati (bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawavup) Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah terus me
Penulis: Willy Abraham | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Dukungan kepada pasangan bakal calon Bupati (bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawavup) Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah terus mengalir.
Bertempat di Pondok Pesantren Qomaruddin, Bungah , Gresik para kiai, santri dan alumni Assadah dan Pondok Pesantren Qomaruddin Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini memberikan dukungan sepenuhnya kepada pasangan Gus Yani - Ning Min atau Niat, Sabtu (8/8/2020).
Kegiatan yang mengambil tema Silaturrahmi dan Pemantapan Ke-NU-an/Ke-Aswaja-an di Ponpes Qomaruddin Bungah, Gresik dihadiri sejumlah kiai sepuh NU di Kawasan Gresik dan sekitarnya.
Diantaranya KH. Robbach Maksum mantan Bupati Gresik dua periode, KH Mahfud Maksum, Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar, KH. Muchtar Djamil, dan KH Abdillah Anas Anwar (Gus Dillah).
Tidak ketinggalan, beberapa ketua parpol serta perwakilan partai pengusung Gus Yani-Bu Min juga turut hadir di acara tersebut.
Diantaranya, Partai Golkar, PDIP, Nasdem, PPP, PAN, dan Demokrat ikut berada di atas podium.
• Hilangnya 7 Sapi Limousin di Lumajang Masih Nihil Petunjuk, Kapolsek Tekung Optimis Kuak Pelakunya
• DPD Golkar Gresik Usung Gus Yani - Ning Min Maju di Pilkada: Kita Terima Tanpa Mahar
• Dul Jaelani Terang-terangan Ungkap Tipe Calon Istri Idaman, Lebih Suka Oldies, Masih Remaja Biasa
Kyai sepuh, KH Muchtar Djamil saat memberikan sambutannya berharap pasangan Niat maupun Gus Yani mampu melanjutkan perjuangan sesepuh dan alim ulama melanjutkan tongkat estafet. Sehingga pembangunan di Gresik tidak lepas dari peran para ulama dan NU.
Gus Yani yang mengenakan pakaian berwarna hijau dipadu dengan sarung dan peci berwarna hitam ini menyampaikan kepada para hadirini serta dihadapan para ulama, meminta doa dan restu untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.
Bersama Ning Min yang merupakan keluarga besar Pondok Pesantren Qomaruddin, Bungah. Keduanya berharap bersama para ulama mampu menjadi pemenang dalam Pilkada Gresik.
"Semoga saya dan Ning Min diberikan kemudahan diridhoi Allah SWT hajat dikabulkan oleh Allah SWT. Doa para guru kita, keluarga besar ponpes se-Kabupaten Gresik," ucap Gus Yani didampingi Ning Min.
Gus Yani berharap, apa yang menjadi doa dan harapan para Kiai akan terwujud. Pemerintahan baru menjadi penghubung pemerintahaan dengan masyarakat, pemerintahan yang mudah diajak komunikasi.
"Sebagai komitmen, sebagai santri, murid, semoga kami dijadikan bupati dan wakil bupati Gresik. Bukan janji politik memperhatikan jam'iyah Nahdlatul Ulama (NU) yang harus kita prioritaskan ini bagian dari kewajiban. Saya tidak mau janji-janji," tegasnya.
Usai memberikan sambutan, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik ini turun dari atas podium menyapa para hadirin yang datang bersama Gus Dillah.
KH. Marzuqi Mustamar menambahkan, semoga pasangan Niat ini menjadi yang terbaik bagi warga Gresik. Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur ini menitipkan agar menjaga ahlussunnah wal jamaah (Aswaja), terutama dalam pilkada harus komitmen dengan aswaja.
NU harus memiliki peran dalam pembangunan, seperti adanya Rumah Sakit NU yang lebih memadai daripada saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-gresik-forum-kiai-santri-dan-alumni-gresik-dukung-gus-yani-ning-min.jpg)