Keluarga Penghuni Kandang Ayam Bakal Dibuatkan Rumah, Pemkab Magetan dan Pemprov Jatim Patungan
Keluarga tinggal di kandang ayam bakal dibuatkan rumah layak huni. Pemkab Magetan dan Pemprov Jatim patungan untuk rumah janda dan dua anaknya itu.
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Pemerintah Kabupaten Magetan (Pemkab Magetan) mengambil sikap terkait dua anak bersama ibunya yang tinggal di kandang ayam.
Keputusannya, Pemkab Mahgetan bakal bengun rumah layak huni untuk mereka.
Solusi terbaik untuk keluarga tinggal di kandang ayam itu dibuat setelah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur.
• VIRAL 4 Tahun Pacaran Ditinggal Nikah, Pria Bawa Payung Pengantin Mantan Kekasih, Si Wanita Histeris
• Hasil Liga Champions, Chelsea Babak Belur Dihajar Bayern Muenchen dengan Agregat 7-1
"Kita sangat berterima kasih kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, atas atensi dan bantuan yang diberikan pada warga kami, untuk kehidupan yang lebih layak kedepan,"kata Bupati Magetan Suprawoto, Sabtu (8/8/2020).
Dikatakan Suprawoto, rencana membangunkan rumah bagi Ibu dan dua anak perempuannya itu setelah tim mengkaji secara mendalam terkait upaya itu, diantaranya memastikan adanya ketersediaan lahan yang akan menjadi tempat dibangunya rumah layak huni.
"Kita (Pemkab Magetan) bergerak cepat menanggapi pemberitaan seorang janda dengan dua anak usia 16 tahun dan 3 tahun yang harus menjalani kehidupan sehari hari dibekas kandang ayam milik warga di Kecamatan Sidorketo," katanya.
• Usai Pecat Sarri, Juventus Resmi Tunjuk Andrea Pirlo Sebagai Pelatih Baru
• Hikmah Pandemi Covid-19 Buat Bacabup Ngawi Ony Anwar, Jadi Aktif di Instagram: Tau Dunia Anak Muda
Pasca Suwarti dan dua anaknya Indriana Setia Rahayu (16) dan Renggati Trisnasari (3), viral karena tinggal di bekas kandang ayam milik warga Desa Sidokerto, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan.
Bupati Magetan Suprawoto langsung koordinasi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa. Meski sebenarnya Bupati Magetan sudah mengetahui persoalan yang terjadi di keluarga itu.
"Pemkab tidak melihat persoalan orangtuanya, tapi melihat anak-anak, yang masa depannya masih panjang. Kalau persoalan sebenarnya kami sudah dapat laporanya,"ujarnya.
Menurut Bupati Magetan, pemerintah hadir terkait permasalahan yang di hadapi Suwarti, dan harus mengambil langkah langkah terkait persoalan sosial itu.
" Kita sudah menerjunkan Tim untuk mengetahui langsung, serta mengambil langkah2 yang diperlukan terkait informasi itu," kata Suprawoto didampingi Kabag Humas Pemkab Magetan Suwito.
Sejauh ini, tambah Suprawoto, Dinas Sosial Pemkab Magetan, sudah memberikan bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH).
"Sedang dari pihak Pemerintah Desa Sumber Sawit, ini meski bukan tercatat sebagai warga Desa Sumber Sawit. Namun, didasari rasa kemanusiaan jauh sebelum informasi Suwarti viral, Pemkab sudah membantu keluarga itu,"kata Bupati Magetan Suprawoto.
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Heftys Suud