Piala Thomas dan Uber 2020

Ada Perbedaan Target Tim Putra dan Putri Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020, Begini Kata PBSI

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, mengungkapkan alasan perbedaan target tim putra dan putri Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020.

Editor: Taufiqur Rohman
(Dok. Badminton Indonesia )
Tim putra Indonesia meraih juara Beregu Asia 2020 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1 pada final Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (16/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM - Maestro bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, mengungkapkan alasan perbedaan target tim putra dan putri Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020.

Indonesia akan mengikuti turnamen beregu Piala Thomas dan Uber 2020 yang direncanakan berlangsung di Aarhus, Denmark, 3-11 Oktober mendatang.

Target menjadi juara mengiringi langkah tim putra Indonesia yang diunggulkan di tempat pertama.

Ramalan Zodiak Besok Jumat, 14 Agustus 2020: Scorpio Perlu Meditasi, Virgo Nikmati Hari Bahagiamu

SMA/SMK di Ponorogo Bersiap Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Wajib Bawa Surat Izin Orangtua

Sementara, PBSI menargetkan babak delapan besar atau perempat final untuk tim putri.

PBSI berharap tim putra Indonesia bisa membawa pulang trofi Piala Thomas yang sudah menjadi milik negara lain selama kurang lebih 18 tahun.

Ya, Indonesia terakhir kali menjuarai Piala Thomas pada edisi 2002.

"Tim putra punya peluang cukup besar (memenangi Piala Thomas). Kami ingin berusaha membawa pulang Piala Thomas ke Indonesia," kata Susy Susanti seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (11/8/2020).

Meski demikian, Susy Susanti tak ingin tim putra Indonesia lengah dan terbuai dengan status unggulan pertama.

Untuk Mengoperasikan Alat PCR di RSUD dr Mohammad Zyn, Pemkab Sampang Terjunkan Lima Tenaga Khusus

VIRAL VIDEO Petugas Medis Covid-19 Lepas Baju APD, Cairan Keringat Banjiri Lantai, Publik Menangis

"Namun, saya meminta tim untuk fokus di setiap pertandingan supaya tidak lengah," tegas peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 ini.

"Pertama menjadi juara grup, lalu lolos ke perempat final. Setelah itu, kami akan berusaha melaju ke semifinal, final, dan merebut kembali Piala Thomas," ujar Susy.

Adapun, Susy juga menjelaskan alasan di balik perbedaan target tim putra-putri Indonesia di Piala Thomas dan Uber.

Perbedaan target antara tim putra dan putri Indonesia itu berdasarkan pada materi pemain, peringkat, dan prestasi perorangan.

Susy Susanti menegaskan target itu bukan suatu bentuk ketidakyakinan PBSI terhadap tim putri bulu tangkis Indonesia.

Betah Menjomblo hingga 2 Tahun, Luna Maya Sempat Merasa Nelangsa, Kini Justru Didekati Dede-dede

Arema FC Kebanjiran Lamaran Pelatih Usai Ditinggal Mario Gomez, Ini Tanggapan Manajemen Singo Edan

Diungkapkan Susy, PBSI sangat realistis dalam menentukan target masing-masing tim.

"Tim putri targetnya delapan besar. Saya mematok target itu berdasarkan peringkat dan prestasi perorangan," jelasnya.

"Bagi tim putri, apabila bisa mencapai semifinal itu sudah luar biasa. Bukan pesimistis, tetapi realistis," ungkap Susy Susanti.

"Melihat materi pemain putri, harus diakui bahwa kita masih sedikit di belakang China, Jepang, dan Thailand," kata Susy Susanti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PBSI Ungkap Alasan Tim Putra-Putri Beda Target di Piala Thomas dan Uber 2020"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved