Breaking News:

Pilkada Gresik

Di Pilkada Gresik, Warga Banyak Yang Inginkan Sosok Pemimpin Seperti Risma

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sebagian warga Gresik ada yang menginginkan kepemimpinan dari sosok perempuan

Istimewa
Juara Qori Internasional asal Gresik dapat hadia keberangkatan haji dari Gus Yani, dan Bu Min 

 
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sebagian warga Gresik ada yang menginginkan kepemimpinan dari sosok perempuan. Gaya kepemimpinannya seperti Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Seperti yang diungkapkan Novi Citra, seorang warga kecamatan Kebomas, kabupaten Gresik. Menurutnya, Tri Rismaharini juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang mau terjun langsung ke masyarakat.

Seperti saat Surabaya sedang dilanda banjir, maka tidak mengherankan menjumpai Wali Kota Risma langsung memeriksa sumber masalah banjir di lapangan.

Bahkan, saat pandemi Covid-19 melanda seperti saat ini, Tri Rismaharini juga tak sungkan-sungkan keliling menggunakan sepeda listrik ke sejumlah kampung.

Tujuannya untuk membagikan masker ke masyarakat, serta mengingatkan masyarakat Surabaya mengenai pentingnya menjaga protokol kesehatan.

Menurutnya, Gresik memang membutuhkan sentuhan seorang perempuan.

"Karena kalau perempuan itu kan memimpinnya dari hati dan kekuatan batinnya lebih tangguh. Siapa lagi kalau bukan Bu Min?" kata wanita berusia 35 tahun ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Leli Fitriyana, warga kecamatan Wringinanom, Leli yakin, Gresik akan memiliki pemimpin seperti Wali Kota Risma, jika Bu Min terpilih sebagai Wakil Bupati Gresik.

Ratusan Warga Geruduk DPRD Gresik Tuntut Soal PT GJT, Bawa Poster Covid Dilawan, Polusi Dibiarkan

Gus Yani Prihatin Masih Ada Makam Pahlawan di Gresik yang Terbengkalai

CERITA Sebenarnya Mayat Gadis Kedip & Hidup Lagi, Kenyataan Dikuak Polisi, Penyakit Disoroti: Sesaat

"Saya yakin Gresik bakal semaju Surabaya, "tandasnya.

Aminatun Habibah sendiri merupakan calon Wakil Bupati Gresik berpasangan dengan Fandi Akhmad Yani dengan jargon Perubahan. Bu Min sendiri berasal dari kalangan pesantren Qomaruddin, Bungah.

Wanita yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah SMK Assa'adah ini merupakan satu-satunya perempuan dalam Pilkada Gresik nanti.

Selain itu, wanita berkacamata ini salah satu pendiri Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Gresik, Bu Min juga mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) yang bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI di bidang Fabrikasi.

Siti Fatimah menambahkan jika Bu Min harus bisa mengusung perubahan. Minimal seperti Risma yang mau turun langsung ke lapangan.

Warga Kecamatan Ujungpangkah ini berharap saat warga ada masalah pemimpin langsung turun ke lokasi, sehingga langsung ada solusi.

"Minimal perubahan yang diusung Bu Min untuk Gresik nantinya bisa menjawab masalah pendidikan, perempuan dan anak, serta lingkungan yang selama ini di anak tirikan," tutupnya. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved