Breaking News:

Tahun Baru Islam

Tradisi Bulan Suro, Nelayan Lampon Banyuwangi Gelar Petik Laut

perayaan tahun baru penanggalan Jawa, nelayan di kawasan pesisir Lampon, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar tradisi

Surya/Haorrahman
Nelayan di kawasan pesisir Lampon, Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar tradisi petik laut, Kamis (20/8/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Menyambut perayaan Tahun Baru Islam 1442 H, penanggalan Jawa, nelayan di kawasan pesisir Lampon, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten banyuwangi, Jawa Timur menggelar tradisi petik laut, Kamis (20/8/2020).

Tradisi ini digelar sebagai rasa syukur atas limpahan hasil laut para nelayan selama setahun.

Petik Laut ini adalah warisan leluhur yang disebut sebagai sedekah masyarakat terhadap laut yang selama satu tahun menjadi tempat mereka mengais rezeki. Setiap tahun para nelayan setempat melaksanakan acara adat Petik Laut.

Sama dengan perayaan tradisi petik laut lainnya, mereka melarung sesaji ke tengah laut menggunakan perahu. Sesaji yang dilarung nelayan diangkut dengan menggunakan perahu mini. Sesaji tersebut kepala sapi serta sejumlah hasil bumi dan laut.

Ketua panitia petik laut Marsudi mengatakan, telah merencanakan kegiatan ini selama satu bulan penuh mengingat adanya pandemi corona. Panitia berupaya menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Semua yang terlibat ritual pasti memakai masker. Selain itu, penonton juga dibatasi," kata Marsudi kepada TribunJatim.com.

Rekom PPP di Pilkada Gresik 2020 Turun, Siap All Out Dukung Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

Layanan COD Lumbung Pangan Jatim Ditutup Sementara, 22 Pegawai Positif Covid-19

Tanggal Puasa Asyura dan Tasua di Bulan Muharram 1442 H, Ada 3 Keutamaannya, Menghapus Dosa Setahun

Selain larung sesaji, di lokasi tersebut juga diadakan selamatan dengan mengadakan wayang kulit.

’’Setelah pagelaran wayang kulit ini, kita langsung melarung sesaji," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Marsudi menambahkan, tradisi ini di gelar untuk memohon kepada Tuhan agar para nelayan diberi keselamatan dan rezeki yang melimpah saat bekerja di laut.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kegiatan petik laut lampon serta persiapan panitia penyelenggara yang mengadakan prosesi petik laut dengan protokol kesehatan.

"Setiap kegiatan keramaian maupun upacara keagaamaan harus tetap menggunakan protokol kesehatan, dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Pantai Lampon yang menjadi lokasi petik laut ini memiliki pemandangan yang cukup indah dengan banyaknya pohon kelapa di pesisir pantainya. (Haorrahman/Tribunjatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved