Berita Banyuwangi
Pamit Pergi ke Kebun Kelapa, Lansia di Banyuwangi Malah Hilang, Tim SAR Turun Tangan
Lansia berusia 78 tahun bernama Sitinah dilaporkan hilang di sekitar kebun kelapa Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Seorang lansia bernama Sitinah (78), warga Desa Macanputih, dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun kelapa di Desa Tambong, Kecamatan Kabat, dan terakhir terlihat pada 6 April 2026
- Tim dari Kantor SAR Banyuwangi bersama BPBD, TNI-Polri, perangkat desa, dan warga dikerahkan untuk melakukan pencarian di area kebun dan hutan sekitar lokasi terakhir korban terlihat.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Lansia berusia 78 tahun bernama Sitinah dilaporkan hilang di sekitar kebun kelapa Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.
Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari keberadaan nenek asal Desa Macanputih, Kecamatan Kabat itu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan, tim pencari dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi mulai mencari Sitinah usai mendapat laporan dari warga, Rabu (8/4/2026).
Oleh keluarga, Sitinah dilaporkan pergi ke kebun di Desa Tambong sebelum hilang. Ia terakhir dilihat oleh warga pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di area kebun kelapa. Lokasinya berada di sebelah utara Desa Tambong.
Baca juga: Terakhir Berbaju Loreng Mirip Tentara, Suwardi Gembala Sapi Hilang di Hutan Baluran
"Hingga saat ini korban belum kembali ke rumah," terangnya.
Oka menjelaskan, tim pencari diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 06.00 WIB. Tim menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian bersama berbagai unsur lainnya.
"Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Polsek Kabat, Koramil Kabat, aparatur Desa Tambong, serta masyarakat setempat," terangnya.
Pencarianakan difokuskan di area kebun dan hutan sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Tim menyiapkan dengan menggunakan peralatan jungle rescue, mountaineering, serta dukungan alat komunikasi dan medis.
"Kami berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Oka.
Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung. Kondisi cuaca yang cerah mendukung proses operasi pencarian.
"Kantor SAR Banyuwangi mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkan kepada petugas terdekat," tutur dia.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Pedagang Es di Banyuwangi Keluhkan Harga Plastik yang Meroket, Kantong Kresek Nyaris Rp 10 Ribu |
|
|---|
| Asyik Pesta Miras, Gerombolan Remaja di Banyuwangi Tak Terima Ditegur, Malah Keroyok Satpol PP |
|
|---|
| Bawa Tiga Truk Rokok Ilegal dari Madura, Empat Pria Diciduk di Banyuwangi, Hendak Dikirim ke Bali |
|
|---|
| Bukannya Ibadah, Pria di Banyuwangi Malah Berbuat Dosa di Rumah Bosnya saat Warga Salat Tarawih |
|
|---|
| Antisipasi Kenaikan Konsumsi Minyak Goreng saat Lebaran, Bupati Banyuwangi Klaim Stok di Bulog Cukup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/PERSIAPAN-PENCARIAN-Tim-pencari-dari-Kantor-SAR-Banyuwangi-bersiap.jpg)