Muadzin Duda di Surabaya Cabuli 2 Bocah Tunggu Guru Ngaji di Musala, Tega Bilang 'Cuma Bercanda'

2 bocah di Surabaya dicabuli muadzin (55) yang sudah lama menduda. Diringkus Kanit Satreskrim Polrestabes Surabaya, bilang 'cuma bercanda'.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Hefty Suud
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pencabulan yang dilakukan muadzin di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang muadzin di Surabaya tega cabuli dua bocah perempuan berusia 10 tahun.

Aksi bejat itu dilakukan pria bernama BN (55) kepada AP dan SN warga Surabaya.

Parah, BN melakukan perbuatan asusila itu sebuah musala.

3 dari 10 Orang Meninggal Terkena Tifus, Lifepack: Cara Pencegahannya Sama dengan Cegah Covid-19

VIRAL Polisi Bali Diduga Peras Turis Jepang Rp1 Juta Terekam Kamera, Nasibnya Kini Terkuak, Dipecat?

Mulanya, BN yang dikenal sebagai muadzin di mushola tersebut melihat dua bocah tengah duduk menunggu guru ngaji mereka di mushola tersebut.

Bahruddin yang tak kuasa menahan hasrat, sontak mendekati korban dan langsung meremas dada kedua korban bergantian.

Aksi itu terjadi pada akhir Mei 2020 lalu.

Karena merasa aman, BN mengulang perbuatan itu untuk kali kedua.

UK Petra Surabaya Jadi PTS Terbaik Pertama di Jatim dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi 2020

5 Rekomendasi Film di Netflix Genre Romantis hingga Horor, Cocok Temani Akhir Pekanmu yang Panjang

Aksi kedua itu dilakukan di tempat yang sama pada satu korban, AN.

"Saat itu korban AN sendirian, duduk sambil menunggu untuk belajar mengaji. Kondisi masih sepi, dan tersangka tiba-tiba mendatangi korban lalu duduk disamping korban," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Ananta, Jumat (21/8/2020).

Setelah itu, tersangka memberikan uang 3 ribu rupiah kepada korban dengan maksud meremas dada  dan cium bibir korban.

"Korban langsung lari tapi tersangka dempat mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian itu kepada siapapun," tambahnya.

Korban yang ketakutan akhirnya menangis dan menceritakan kejaidan yang dialaminya kepada ibunya.

Tak terima dengan perbuatan BN, sang ibu langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Berdasar laporan ibu korban, kami akhirnya melakukan penangkapan terhadap tersangka," tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved