Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran Ruko Samping Mal BG Junction Surabaya, Begini Kronologinya

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Dedik Irianto jelaskan kronologi kebakaran di Jalan Kranggan atau di samping Mal BG Junction Surabaya.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Hefty Suud
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
KORBAN JIWA - Petugas mengevakuasi korban yang meninggal pada kebakaran toko elektronik di Jl Kranggan, Minggu (30/8/2020). Kebakaran itu menelan 5 korban jiwa. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Insiden kebakaran ruko di Jalan Kranggan no. 21 atau di samping Mal BG Junction Surabaya menyebabkan satu keluarga meninggal dunia.

Kejadian nahas itu terjadi Minggu, (30/8/2020). 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan, penyebab kebakaran diduga korsleting listrik.

Pelaku Curanmor Beraksi di Kota Malang, Honda Beat Raib saat Diparkir di Gang Depan Rumah

Cara Mendapatkan Kuota Internet Gratis untuk Guru 42 GB, Siswa 35 GB, Mahasiswa dan Dosen 50 GB

Proses pemadaman api berlangsung kurang lebih satu jam. Dedik menjelaskan kronologinya.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya menerima telepon pukul 07.58 WIB.

Damkar dari rayoon 1 Pasar Turi datang empat menit kemudian di lokasi kejadian, ruko elektronik Jalan Kranggan no. 21. 

KEBAKARAN TOKO ELEKTRONIK - Petugas berada di lokasi toko elektronik yang habis terbakar di Jl Kranggan, Minggu (30/8/2020). Kebakaran itu menelan 5 korban jiwa.
KEBAKARAN TOKO ELEKTRONIK - Petugas berada di lokasi toko elektronik yang habis terbakar di Jl Kranggan, Minggu (30/8/2020). Kebakaran itu menelan 5 korban jiwa. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Ruko Samping Mal BG Junction Surabaya Terbakar, Diduga Korsleting Listrik: 4 Meninggal Dunia

Messi Versi Jepang Bikin Heboh Jamuan Makan Bersama Tim Villareal: Lulus Tes, 100 Persen Hati Kuning

Saat melakukan pemadaman, tim damkar harus berjibaku karena terhalang pintu harmonika di toko tersebut sedangkan asap semakin menebal. 

"Jadi tim harus maksa masuk. Ternyata setelah dibuka dobel itu rantainya. Samping kanan ada bukaannya juga," lanjutnya. 

Kurang lebih satu jam si jago merah berhasil dijinakkan. Namun, membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembasahannya. 

Pihaknya mengerahkan 22 unit mobil pemadam kebakaran. Termasuk bronto skylit 42 meter, Untuk mengantisipasi merembetnya api ke Pasar Blauran.

Mulanya, di dalam lokasi ditemukan empat orang korban meninggal dunia.

Korban ialah Budi Susanto (33 tahun), Agus Susanto (35), Meiliana (60), Alexander (15), dan Eli (36). 

"Tiga korban ditemukan di kamar tengah dan yang perempuan ditemukan masih dalam kondisi memeluk guling, sepertinya masih tidur. Satu lagi ditemukan di dalam kamar mandi," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Dedik Irianto, Minggu, (30/8/2020).

Selanjutnya, petugas menemukan satu korban lagi di lantai bawah di dekat panel listrik.

Tubuhnya tidak hangus terbakar. Diduga, kata Dedi, korban di lantai bawah meninggal karena tersengat panel listrik dan tertimpa sepeda motor.

"Kalau yang empat kondisi (tubuhnya) secara fisik sudah hangus," tandasnya. 

Penulis: Syamsul Arifin

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved