Breaking News:

BLT Bagi Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta di Sampang Sudah Cair, Disnaker: Pencairan Bertahap

Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pekerja di bawah gaji Rp 5 juta dan memenuhi syarat terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan di Sampang sudah cair.

TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA PRATAMA
Ruang pelayanan Kantor BPJS Sampang, Jalan Syamsul Arifin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Senin (31/8/2020). 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG - bantuan langsung tunai (BLT) kepada pekerja di bawah gaji Rp 5 juta dan memenuhi syarat terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sampang sudah cair.

Namun, program pemulihan perekonomian di Indonesia akibat pandemi covid-19 tersebut tidak sepenuhnya cair kepada para karyawan yang sudah terdata.

Kasi Hubungan Perindustrian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang, Heru Suhendra mengatakan, setelah berkoordinasi dengan BPJS Sampang, bahwa ternyata pencairan BLT kepada karyawan dibawah gaji Rp 5 juta dilakukan secara bertahap.

Pengedar Narkoba di Sampang Diringkus Polisi, Lokasi Bukan di Ponpes, Begini Kronologi Sebenarnya

Dinding Wisata Gua Lebar Retak, Disporabudpar Sampang Melakukan Penutupan Sementara

Dua Polisi Diduga Disekap di Sampang Madura, Polda Jatim Gercep, Sebut Miskomunikasi dan Provokasi

Sehingga, bagi karyawan diwilayah kerjanya agar bersabar terlebih, yang melakukan verifikasi merupakan pemerintah pusat.

"Pihak BPJS hanya melakukan penyetoran data," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (31/8/2020).

"Untuk pencairan tahap pertama sudah dilakukan kemarin, kalau tidak salah hari Jumat, 28 Agustus 2020," imbuh dia.

Dalam pencairan tahap pertama itu, pihaknya memperkirakan ada sekitar 15 persen karyawan yang sudah menerima.

"Masih lebih banyak yang belum menerima dan sisanya dilakukan bertahap," terang Heru Suhendra.

Sementara, terkait jumlah pekerja di Sampang tercatat sebanyak sebanyak 2. 269 jiwa, dari sekitar 271 perusahaan.

Namun, pekerja yang sudah tercover dan didaftarkan sebagai peserta BPSJ oleh perusahaan hanya 1.610 jiwa.

"Untuk sisanya beejumlah 659 pekerja, saat ini belum memiliki jaminan kesehatan," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved