Breaking News:

Simpan Sabu-sabu, PNS Sumenep Dicokok Polisi, Barang Bukti Ditemukan di Celana

Seorang oknum PNS di Sumenep nekat menyimpan sabu-sabu. Hasilnya, kini dia dicokok polisi. Simak selengkapnya!

ilustrasi sabu-sabu 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Seorang oknum PNS di Sumenep nekat menyimpan sabu-sabu.

Hasilnya, kini dia dicokok polisi.

Simak selengkapnya!

Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Sumenep bernama M Andri Subroto (40) ditangkap polisi, Minggu (30/8/2020) sekira pukul 05.30 WIB.

Pasalnya, pria asal asal Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep ini terbukti atas kepemilikan narkotika jenis sabu.

"Tersangka ditangkap di dalam rumah milik Wahyudi, di Desa Brakas, Kecamatan Ra'as atau pulau Ra'as Sumenep," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Minggu (30/8/2020) pukul 20.00 WIB.

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengungkapkan kronologis penangkapan tersangka, awalnya ada informasi masyarakat pada hari Sabtu 29 Agustus 2020, sekira pukul 11.00 WIB.

6 Fakta Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Tembak Mati Gembong Narkoba & 24 Jam Bakar 144 kg Sabu

"Awalnya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkotia jenis sabu. Selanjutnya anggota kami melakukan penyelidikan dan diketahui tersangka ini akan melakukan transaksi sabu-sabu di pulau Ra'as dengan menaiki perahu dari pelabuhan Dungkek," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, akan dilaksanakan transaksi tepatnya di rumah milik saudara Wahyudi tersebut, di Desa Brakas atau Pulau Raas.

Kemudian petugas langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan badan terhadap tersangka dan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu tersebut.

"Ternyata ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dari tersangka, jumlah berat kotor keseluruhan kurang lebih 1,85 gram yang disimpan disaku celana bagian belakang sebelah kanan," terangnya.

"Setelah ditunjukkan kepada terlapor telah diakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya," imbuhnya.

AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, akibat perbuatannya tersangka dikenakan pengetrapan pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Ditanya sudah berapa lama oknum PNS ini sering melakukan transaksi dan dijual kepada siapa saja, AKP Widiarti Sutioningtyas belum bisa memberikan keterangan secara jelas.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved