Breaking News:

Ada Jaksa dan Pengacara Positif Covid 19, Pengadilan Banyuwangi Tidak Gelar Sidang Selama Tiga Hari

Selama tiga hari, mulai Kamis (3/9) hingga Sabtu (5/9), Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi tidak menggelar sidang

Surya/Haorrahman
Kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Selama tiga hari, mulai Kamis (3/9) hingga Sabtu (5/9), Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi tidak menggelar sidang. Ini menyusul seorang jaksa dan pengacara dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua PN Banyuwangi, Saiful Arif mengatakan, seluruh sidang perdata maupun pidana tidak berlangsung. Namun pelayanan masih tetap dibuka, karena dinilai sudah memenuhi protokol kesehatan.

Saiful Arif mengatakan penundaan sidang ini karena seluruh ruangan kantor di PN Banyuwangi semprot disinfektan.

Mulai dari ruang pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), ruang sidang, ruang tunggu, ruang kantor, musala, kantin dan toilet, semuanya disemprot menggunakan disinfektan.

"Selama tiga hari berturut-turut seluruh ruangan akan kami semprot disinfektan," kata Saiful Arif kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Warga Madura Geger, Waria Ditemukan Tewas di Bak Mandi Salon, Leher Terjerat Selang Air

BHS - Taufiqulbar Target Menang 60 Persen di Pilkada Sidoarjo

Pilkada Gresik 2020 Disebut Mirip El Clasico, Paslon NIAT dan QA Sejajar, Posisi Gus Yani Moncer

Selain itu, seluruh hakim dan staf PN Banyuwangi menjalani rapid test, dan terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi.

Saiful Arif mengaku baru mendengar kabar jika ada satu orang jaksa dan satu orang pengacara yang sehari-hari bertugas di PN Banyuwangi, dinyatakan positif Covid-19. Meski tanpa gejala, jaksa tersebut tetap beraktivitas dan masuk ke dalam ruang sidang.

Sebagai langkah antisipasi sebanyak 100 jaksa dan staf di Kejari Banyuwangi melakukan uji swab, Kamis (3/9/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Muhammad Rawi mengatakan, pada pelaksanaan swab kali kedua ini sedikitnya diikuti oleh 100 orang yang meliputi jaksa, staf dan pegawai kejaksaan negeri Banyuwangi.

“Uji swab ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya di tahap pertama sudah 13 orang yang menjalani swab. Ini menyusul adanya satu jaksa yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Rawi kepada TribunJatim.com.

Rawi menjelaskan 100 orang yang menjalani swab ini merupakan hasil tracing dari jaksa yang positif Covid-19, utamanya mereka yang menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi juga di swab.

Rawi menambahkan, untuk sementara di internal Kejari Banyuwangi melaksanakan Work From Home (WFH) untuk bidang pidana khusus (pidsus) selama tiga hari kedepan.

Dalam minggu ini, meski kantor Kejari tetap buka, menurut Rawi, tidak ada kegiatan rutin seperti tahap dua atau pelimpahan berkas, tahanan dan barang bukti.

Untuk sidang di Pengadilan Banyuwangi ditunda sementara selama tiga hari. Sidang akan dilanjutkan pekan depan namun tidak tatap muka langsung, melainkan lewat virtual.

“Tidak ada lockdown, untuk administrasi tetap jalan, surat-surat tetap jalan, sidang dimulai minggu depan melalui jaringan (daring) virtual,” jelasnya. (haorrahman/Tribunjatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved