Pilkada Kota Pasuruan
Resmi Beri SK Rekomendasi untuk Gus Ipul, PPP: Kami Patuhi Instruksi Kiai
(PPP) resmi memberikan rekomendasi kepada pasangan Bakal Calon Wali Kota - Wakil Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Adi Wibowo, Jumat
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi memberikan rekomendasi kepada pasangan Bakal Calon Wali Kota - Wakil Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Adi Wibowo, Jumat (4/9/2020).
Dengan adanya dukungan ini, maka Gus Ipul telah menerima empat rekomendasi, yakni PKB (8 kursi), PKS (3 kursi), Golkar (7 kursi), dan PPP (1 kursi).
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur, Musyaffa' Noer menjelaskan ada sejumlah alasan pihaknya memutuskan Gus Ipul. Di antaranya, instruksi dari ulama dan kiai.
"Kami mendapatkan instruksi dari ulama dan kiai agar Kota Pasuruan sebagai Kota Santri harus dipimpin oleh seorang figur Nahdliyin yang paham dengan daerah. Sebagai Ketua PBNU sekaligus mantan Wakil Gubernur Jatim, beliau paham agama dan juga paham daerah," kata Musyaffa ketika ditemui usai penyerahan rekomendasi yang berada di Surabaya tersebut.
"Gus Ipul maju bukan untuk cari kekuasaan. Namun, lebih karena keterpanggilan beliau untuk membangun Kota Pasuruan menjadi lebih baik," kata pria yang juga menjadi Ketua Fraksi PPP di DPRD Jatim ini.
Pasca pemberian rekomendasi, pihaknya pun mewajibkan para kader memanaskan mesin pemenangan.
"Wajib fardlu 'ain bagi DPW dan DPC untuk menang," katanya kepada TribunJatim.com.
Untuk memotivasi para kader, pihaknya juga menyiapkan sanksi tegas.
"Apabila sampai gagal, maka akan kami ganti semua," tegasnya kepada TribunJatim.com.
Di sisi lain, Gus Ipul pun berkomitmen menjaga komitmen bersama PPP. Dengan tambahan kursi PPP, pihaknya kian optimistis meraih kemenangan.
"Ini menjadi kesempatan. Bagi saya, amanah itu bukan dilihat dari besar atau kecil," kata Gus Ipul dalam sambutannya kepada TribunJatim.com.
"Sebab, ini adalah perjuangan. Perjuangan tidak mengenal besar kecilnya wilayah. Tapi saya ingin ada model pembangunan sebagai penanda legacy berdasarkan pengalaman yang sama miliki," kata Gus Ipul.
Pasuruan sebelumnya merupakan pusat perdagangan. "Kantor-kantor perdagangan hingga perkebunan ada di sana," katanya.
"Ada banyak perjalanan para pewaris Nabi dan hal yang sangat besar di sana. Harapan dan cita-cita besar itulah yang banyak dititipkan ke saya," katanya.
Menjaga harapan tersebut, pihaknya menerima instruksi para ulama. "Setelah berfikir keras, saya akhirnya terima dan hari ini saya terima rekomendasi dari PPP," katanya.
Setelah PPP, rencananya masih ada PAN (2 kursi) yang akan memberikan rekomendasi kepada Gus Ipul. Setelah berbekal 21 kursi DPRD Kota Pasuruan (dari total 30 kursi), Gus Ipul dan Aditya Wibowo akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (6/9/2020) mendatang. (bob/Tribunjatim.com)