Breaking News:

Pamit Pergi ke Sawah, Pria Madura Ini Malah Ditemukan Tewas di dalam Sumur, Kondisi Mengenaskan

Abd Halim (53) asal warga Dusun Sorren Desa Masaran, Kabupaten Sumenep Madura ini, ditemukan tewas dalam sumur tua pada Minggu (6/7/2020).

TRIBUNJATIM.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
korban saat dievakuasi warga : Abd Halim (53) asal warga Dusun Sorren Desa Masaran, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep pada Minggu (6/7/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. 

TRIBUNMADURA.CO, SUMENEP - Abd Halim (53) asal warga Dusun Sorren Desa Masaran, Kabupaten Sumenep Madura ini, ditemukan tewas dalam sumur tua pada Minggu (6/7/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan dan sumur tua tersebut diketahui berada di tegal (sawah) milik Kunirah yang ada di Desa setempat.

"Awalnya korban sekira pukul 10.00 WIB pamit kepada keluarganya untuk mengarit di sawah yang terletak di Dusun Ares Timur Desa Palongan, namun sampai sore hari korban tidak kunjung pulang," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, Senin (7/9/2020).

Gelar Patroli, Polres Sumenep Ringkus Sembilan Muda-mudi yang Sedang Pesta Miras

Pria Sumenep Tewas Dekat Tambak Udang Disebut Kecelakaan Sendiri, Keluarga Tolak Korban Diotopsi

Pria Madura Ini Kaget saat Digerebek BNNK Sumenep di Rumah Kosong, Temukan Serbuk Putih di Lantai

Sehingga keluarga dibantu warga sekitar katanya, berusaha mencari korban tersebut ke sawah.

Dalam pencarian itu, warga dan keluarga hanya menemukan sak dan sebilah arit yang sebelumnya dibawa oleh korban untuk mengarit rumput dan selanjutnya pihak keluarga terus berusaha mencari di sekitar sawah.

"Sekira pukul 16.00 WIB istri korban bernama Satuni menemukan korban di sebuah sumur tua dengan kedalaman 35 meter di tanah tegal milik Kunirah yang letaknya berjarak sekitar +- 50 meter dari sawah milik korban," ungkapnya.

Kemudian pada pukul 19.30 WIB korban dilakukan evakuasi dari dalam sumur oleh Maskiyanto dibantu masyarakat sekitar.

"Setelah berhasil di evakuasi korban Abd. Halim telah meninggal dunia dan dibawa pulang oleh pihak keluarga," katanya.

Sesampai di rumah korban dilakukan pemeriksaan oleh Eva Nursanti Perawat Puskesmas Bluto serta ditemukan luka luar pada bagian dahi dan pada kepala bagian belakang diduga akibat benturan ketika terjatuh ke dalam sumur.

"Satuni selaku Istri korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan dalam/Otopsi dan pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk tidak dilakukan otopsi," kata Widiarti Sutioningtyas.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved