BKSDA Turun Cek Kondisi Harimau Kurus Viral di Medsos, Minta Zoo dan Goa Buatkan Kandang Khusus

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) turun periksa kondisi 'Beksi' di Maharani Zoo dan Goa Lamongan. Harimau kurus yang viral di media sosial.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Hefty Suud
SURYA/HANIF MANSHURI
Kabid BKSDA Wilayah II Gresik, Widodo yang juga turun ke lokasi bersama tim memeriksa satwa harimau secara keseluruhan, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Selain Polres Lamongan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) turut konsen terkait harimau di Maharani Zoo dan Goa Lamongan yang viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, harimau itu tampak kurus kering dan menyita perhatian warganet.

BKSDA pun turun untuk mengecek kebenaran viral Harimau Sumatera tersebut.

Jumlah Pengunjung Alun-alun Surabaya Bakal Dibatasi, Imbas Pandemi Covid-19 Masih Belum Reda

Arema FC Mengenang Sosok Alfred Riedl: Bukan Sekedar Pelatih, Tapi Inspirasi Bagi Insan Sepak Bola

Kabid BKSDA Wilayah II Gresik, Widodo mengatakan, kedatangannya ke Maharani Zoo dan Goa Lamongan untuk mengecek kebenaran video viral tersebut.

BKSDA ke lokasi bukan tanpa alasan, bahkan katanya, tidak datang seorang diri tapi membawa tim untuk memeriksa secara keseluruhan.

"Ini teman-teman dari BKSDA dibantu tim Wild Rescue Unit (WRU) kemudian ada dokter hewan juga," ungkapnya.

Viral Video Aksi Konvoi Segerombolan Klub Moge, Dikawal Oknum Polisi: Bukan Satlantas Polres Tangsel

Gubernur Khofifah serahkan Bantuan Subsidi Upah Kepada Pekerja di Jawa Timur dan Piala Paritrana

Menurut Widodo, Baksi (nama harimau, red) termasuk harimau yang sangat produktif. Pasalnya, Baksi mempunyai pasangan dan mampu memberikan keturunan 3 ekor harimau.

Nama-nama anak harimau itu bahkan diberikan oleh Menteri LH, yaitu Rengganis, Raung dan Rani. Sudah dilakukan pemeriksaan morfologi, nutrisi, pakan dan rekam medis.

"Kesimpulan sementara harimau Baksi ini usianya sudah tua, " kata Widodo pada wartawan saat melihat kondisi Baksi.

Viral Video Aksi Konvoi Segerombolan Klub Moge, Dikawal Oknum Polisi: Bukan Satlantas Polres Tangsel

Aji Santoso Menilai Laga Timnas U-19 vs Kroasia Ditujukan untuk Melihat Kekuatan Fisik Pemain

Sedang dari cek pola pemberian nutrisi dan juga rekam medis kesehatan dan ternyata track record dari rekam medisnya cukup sehat, termasuk pemberian pakannya juga diberikan normal.

Harimau ini juga akan ditimbang untuk mengetahui lebih jauh morfologi harimau ini. Ditambah body skoring, untuk mengetahui perubahan seiring dengan usia yang sudah tua.

"Kalau dari segi morfologi jelas, si dia sudah salah. Kecuali mengambilnya dari atas pasti kelihatan kurus," ungkapnya.

Pertimbangan usia harimau yang sudh tua itu, BKSDA menyarankan kepada pengelola untuk menyediakan ruang khusus dan penanganan ekstra .

Yaitu dengan membuat kandang karantina khusus agar ada perhatian lebih, mengingat usianya.

Sementara itu, Dokter hewan Maharani Zoo dan Goa Lamongan, drh Laily Purnamasari mengatakan, sejak berada di Maharani kondisi kesehatan Baksi baik dan sudah produktif.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved