Breaking News:

Motor Custom Semakin Digandrungi Milenial Surabaya, Tampil Lebih Gaya di Jalan Raya

Menurut Koordinator Sport & Hobbies Exhibition Teguh Priyatmoko, tren motor custom di Surabaya telah tumbuh menjadi industri.

Tribunjatim/christine Ayu N
Pengunjung berpose dengan motor custom yang dipamerkan dalam gelaran Sport & Hobbies Exhibition di Grand City Mall Surabaya 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bermotor menjadi kegemaran para milenial. Hobi ini banyak digandrungi mulai dari masyarakat biasa sampai pesohor tanah air.

Seiring dengan tren ini, banyak pula bermunculan penghobi motor custom baru yang berkembang sejak beberapa tahun terakhir.

Apalagi, sejak booming-nya Presiden RI Joko Widodo yang menggunakan motor bergaya cooper. Kota Surabaya pun tak ketinggalan dengan tren ini.

Menurut Koordinator Sport & Hobbies Exhibition Teguh Priyatmoko, tren motor custom di Surabaya telah tumbuh menjadi industri.

"Dunia costum ini juga di-support penuh oleh Pak Jokowi. Hal ini mendukung kreativitas anak muda di sektor industri kecil," katanya saat ditemui dalam gelaran Sport & Hobbies Exhibition di main atrium Grand City Mall Surabaya.

Motor custom memang membuat pengendara tampil lebih gaya saat berkendara. Desainnya yang unik juga cocok untuk digunakan sehari-hari.

Jumlah Calon Kepala Daerah di Jawa Timur yang Positif Covid-19 Bertambah, Total Kini Dua Orang

Kumpulan 35 Ucapan Selamat Ulang Tahun Islami, Cocok Dibagikan ke Kerabat hingga Teman Tersayang

Fakta 2 Pegawai Bank Bukopin Malang Positif Covid-19, Layanan Pindah ke Kantor Lain & Isolasi Ketat

Teguh mengatakan, peminat motor custom di Surabaya juga tidak kalah dengan kota-kota lain di Indonesia.

"Mungkin memang saat pandemi, tren motor custom sedikit teralihkan ke sepeda angin. Namun kami tetap menampung teman-teman dari komunitas custom dan sepeda," terangnya kepada TribunJatim.com.

Ada berbagai style motor custom, mulai dari tracker, cafe racer, street cup, sampai cooper. Sampai saat ini, style cooper ala Jokowi masih jadi favorit.

"Tapi style yang lain masih diminati. Peminatnya ada sendiri-sendiri. Kalau style tracker, biasanya untuk penghobi turing," katanya kepada TribunJatim.com.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved