Virus Corona di Bondowoso

Pegawai hingga Sekuriti Positif Covid-19, Kantor BPJS Kesehatan Bondowoso Lockdown 5 Hari

Pegawai hingga satpam dinyatakan positif Covid-19. Kantor BPJS Kesehatan Bondowoso lockdon lima hari. Bakal kembali buka Senin (13/9/2020).

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Hefty Suud
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Kantor BPJS Kesehatan Bondowoso ditutup sementara selama 5 hari, menindak lanjuti temuan sejumlah pegawai positif Covid-19, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Kantor BPJS Kesehatan Bondowoso ditutup sementara selama 5 hari, terhitung mulai Senin (7/9/2020) hingga Jumat (11/9/2020).

Hal itu menyusul ditemukannya sejumlah pegawai termasuk sekuriti dinyatakan positif virus Corona ( Covid-19 ).

Kepala Bidang Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Bondowoso, Edi Agusrianto membenarkan pihaknya menutup sementara atau lockdown kantor yang bermarkas di Jalan Mastrip, Nangkaan, Bondowoso itu.

Taktik Busuk Pria di Magetan Cabuli Cucu Tetangga, Aksi Dilakukan Tiap Subuh, Terkuak karena 1 Hal

Sinopsis Film Zombie #Alive yang Diperankan Park Shin Hye & Yoo Ah In, Kini Sudah Tayang di Netflix

Kebijakan lockdown diberlakukan atas dasar saran dari Pihak Dinas Kesehatan Bondowoso dan Puskemas Nangkaan.

Saat lockdown, pihaknya melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh ruangan kantor.

"Benar, kantor kami lockdown setelah sejumlah pegawai dinyatakan positif Covid-19. Selanjutnya, kami melaporkan hal ini kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (9/9/2020).

Lawan Main Rhoma Irama di Gitar Tua Dulu Jadi Aktris Mahal, Kini Nasib Berubah, Rela Jual Martabak

Jajal Tim PON Jatim, Arema FC Kehilangan Pemainnya Akibat Cedera dan Sakit

Ia mengungkapkan, pihaknya sekitar seminggu lalu menggelar tes swab bagi 13 pegawai. Hasilnya, beberapa dinyatakan positif Covid-19.

Sejumlah pegawai tersebut kemungkinan melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Sehingga, mereka terpapar.

Saat ini, pegawai yang terpapar Covid-19 menjalani isolasi mandiri. Sebab, tidak ada gejala Covid-19.

"Gugus tugas Covid-19 Bondowoso sudah melakukan tracing. Pegawai lain yang melakukan kontak erat dengan pegawai positif Covid-19, kami lakukan tes swab juga, sementara hasilnya negatif. Seluruh pegawai diminta isolasi mandiri," ungkapnya.

Edi menyebutkan Rencananya kantor BPJS Kesehatan Bondowoso kembali buka, Senin (13/9/2020).

Agar pelayanan tetap optimal, sejumlah pegawai BPJS Kesehatan Banyuwangi diperbantukan bertugas di Bondowoso untuk sementara waktu.

"Pegawai yang positif Covid-19 diminta isolasi mandiri selama 14 hari. Artinya, Senin (13/9/2020) mereka belum bisa bekerja. Setelah itu, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinkes untuk melakukan swab test ulang. Itu demi kenyamanan para peserta dan pegawai lain," terangnya.

Sementara itu, Fauzi (30) warga Wringin, Bondowoso harus balik kanan usai mengatahui BPJS Kesehatan lockdown. Fauzi datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus kesalahan nama kecamatan pada kartu BPJS mertua.

"Saya tak tahu bila kantor BPJS Kesehatan lockdown, tak ada sosialisasi. Saya mau mengurus kesalahan nama kecamatan. Karena pihak puskesmas menyarankan mengganti nama kecamatan agar mertua bisa menikmati layanan kesehatan," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved