Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Pergub Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19 Terbit, Warga Jatim Tak Pakai Masker Denda Rp 250 Ribu?

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terbitkan pergub sanksi pelanggaran protokol kesehatan. Melanggar bisa denda hingga Rp 25 juta.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan dalam Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 dengan mengumpulkan Bupati/Wali Kota se Jatim di Klub Bunga Resort di Kota Batu, Jumat (11/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Bupati dan Wali Kota di Jawa Timur untuk segera menerbitkan perda atau juga bisa dalam bentuk perbup dan perwali yang mengatur tentang sanksi bagi tindakan pelanggaran protokol kesehatan

Hal tersebut disampaikan dalam Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 dengan mengumpulkan Bupati-Wali Kota se Jatim di Klub Bunga Resort di Kota Batu, Jumat (11/9/2020).

Bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, Khofifah menyampaikan banyak penekanan dalam penanganan virus Corona (  Covid-19 ) di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah Sebut Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Jawa Timur Sangat Cukup, Okupansi Rendah

Tak Ada PHK Karyawan Pelindo 3 di Masa Pandemi Covid-19, Disnakertrans Jatim Beri Apreasiasi Tinggi

"Kita telah menerbitkan Pergub No 53 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan juga Perda Perubahan Peraturan Daerah Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat," kata Khofifah.

Dimana dalam instruksi presiden maupun perda tersebut memberikan regulasi tegas bagi masyarakat yang tidak tertib menegakkan protokol kesehatan demi keterntraman dan ketertiban umum.

Termasuk dalam Pergub Nomor 53 tersebut ditegaskan Khofifah juga berisikan sanksi yang diberikan pada siapa saja yang melanggar protokol Kesehatan di pandemi Covid-19.

Persik Kediri Kehilangan Satu Pemain Akibat Cedera Saat Latihan di Stadion Brawijaya

Fenomena 1 Keluarga di Bekasi Meninggal Dunia karena Positif Covid-19, Yayan: Sebelumnya Belum Ada

Di pergub itu dikelompokkan pemberian sanksi administratif berdasarkan kelompok-kelompok pelaku pelanggaran.

Sedangkan jenis sanksi administrasi meliputi teguran, peghentian kegiatan, pembubaran kerumunan, sanksi sosial atau denda. Penerapan denda administrasi merupakan alternatif, dimana besaran denda berbeda sesuai dengan jenis kegiatan usaha.

Dalam Pergub Jatim Nomor 53 Tahun 2020 itu disebutkan, untuk pelanggar perorangan yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan maka dikenakan sanksi denda administratif sebesar Rp 250.000.

Menurut informasi, sanksi untuk pelaku usaha mikro sebesar Rp 500.000, untuk pelaku usaha kecil sebesar Rp 1.000.000, untuk Pelaku Usaha menengah sebesar Rp 5.000.000, serta untuk pelaku usaha besar sanksi denda administratifnya sebesar Rp 25.000.000.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved