Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

340 Keluarga Pasien Meninggal Covid-19 Bakal Dapat Rp 15 Juta, Begini Penjelasan Kadinsos Jatim

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Alwi Beik ungkap keluarga pasien meninggal akibat virus Corona diajukan ke Kemensos RI, bakal dapat Rp 15 juta.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana saat masyarakat Pamekasan yang meninggal karena positif terinfeksi virus Corona dikebumikan. 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mengajukan 340 keluarga pasien meninggal akibat terinfeksi virus Corona ( Covid-19 ) mendapatkan bantuan.

Bantuan tersebut diajukan ke Kemensos RI, supaya keluarga pasien meninggal Covid-19 mendapat santunan Rp 15 juta rupiah.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Alwi Beik kepada awak Tribun Jatim, Selasa (15/9/2020).

PS Hizbul Wathan Berencana Rekrut Eks Striker Persija Jakarta

Hari Kedua Operasi Yustisi, 120 Pelanggar di Malang Disuruh Nyanyi Indonesia Raya dan Baca Pancasila

Dipaparkannya,  340 lebih keluarga pasien meninggal Covid-19 dari berbagai kabupaten di Jawa Timur sedang diajukan ke Kemensos RI, untuk mendapatkan bantuan uang santunan Rp 15 juta rupiah.

Data masyarakat yang sudah meninggal sebanyak itu kata dia sudah diajukan ke pusat.

"Data masyarakat yang meninggal karena Covid-19 itu sudah kami kirim ke Jakarta, dan kami sejauh ini sangat intens melakukan komunikasi dengan pusat," kata Alwi Beiq.

Sinopsis Cuties Dibintangi Fathia Youssouf, Trending di Netflix karena Dinilai Penuh Kontroversi

Hari Kedua Operasi Yustisi, 120 Pelanggar di Malang Disuruh Nyanyi Indonesia Raya dan Baca Pancasila

Pria yang akrab disapa Alwi ini juga menjelaskan, bila persyaratan yang diajukan oleh setiap ahli waris sudah lengkap, kemungkinan akan langsung cair ke rekening yang sudah diajukan.

Menurut dia, syarat utama bagi masyarakat yang ingin mendapatkan uang santunan meninggal karena positif Covid-19, harus memiliki rekening atas nama ahli waris yang sudah ditunjuk oleh pihak keluarga.

"Semua data masyarakat yang mengajukan ke kami, akan langsung kami teruskan ke pusat," ujarnya.

Alwi mengenaskan, hingga hari ini, masih belum ada satu pun keluarga pasien meninggal positif Covid-19 yang mendapatkan uang santuan tersebut.

Menurut dia, proses pencairan uang santunan tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

"Bagi keluarga pasien yang ingin mengajukan bantuan ini tidak ada batasan waktu. Jadi kalau misal masuk dalam kategori itu mari ajukan ke kami," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian

Editor: Heftys Suud

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved