Aksi Pasca Ojol Tewas Ditabrak Rantis
Organisasi Kepemudaan Lintas Agama di Jatim Gelar Pertemuan, Desak Meninggalnya Affan Diusut Tuntas
Organisasi kepemudaan lintas agama di Jawa Timur gelar pertemuan dan sepakati 9 poin, desak sebab meninggalnya Affan Kurniawan diusut tuntas.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- 9 organisasi kepemudaan lintas agama di Jawa Timur melakukan pertemuan di Gedung PW GP Ansor Jatim.
- Ada 9 poin kesepakatan dan ditandatangani bersama.
- Para pimpinan organisasi kepemudaan lintas agama ini juga mengajak seluruh elite pemerintah dan masyarakat untuk turut serta peduli terhadap penderitaan rakyat dengan berempati dan menunjukkan sikap-sikap yang bertenggang rasa.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah organisasi kepemudaan lintas agama di Jawa Timur mendesak pemerintah untuk terus mengusut tuntas peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol), dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta beberapa waktu lalu secara independen, profesional, transparan dan berkeadilan.
Termasuk juga mendesak agar seluruh bentuk tindakan pelanggaran hukum yang terjadi berapa hari terakhir ini, turut diusut.
Desakan ini merupakan bagian dari poin kesepakatan yang dihasilkan dari 9 organisasi kepemudaan lintas agama di Jawa Timur dalam pertemuan di Gedung PW GP Ansor Jatim, Minggu (31/8/2025).
Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, M Anang Nafi’uzzaki, Ketua Pemuda LDII Jawa Timur, Candra Setya Buana, Ketua PKC PMII Jawa Timur, M Ivan Akiedozawa dan Ketua Pemuda Katolik Jawa Timur, Christophorus W Suryo.
Lalu, Ketua PD Pemuda Gembaudhi Jawa Timur, Friski Fernando, Ketua Pemuda PGI Wilayah Jawa Timur, R Cahaya Purnama Putra, Ketua DPD GMNI Jawa Timur, Hendra Prayogi serta Ketua DPC GMNI Surabaya, Alifto Rafif Amanda.
Total ada 9 poin kesepakatan dan ditandatangani bersama.
"Dengan penuh dukacita, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Saudara Affan Kurniawan dan seluruh korban dalam aksi demonstrasi di berbagai daerah, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka," kata Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril saat dikonfirmasi.
Affan Kurniawan merupakan pemuda yang bekerja sebagai driver ojol dan tewas setelah terlindas kendaraan rantis Brimob, Kamis (28/8/2025) lalu.
Peristiwa ini terjadi saat demonstrasi yang berlangsung di kawasan DPR RI.
Sejak beberapa waktu terakhir, kejadian ini memang memantik reaksi publik.
"Kami mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas peristiwa wafatnya Saudara Affan Kurniawan dan seluruh bentuk tindakan pelanggaran hukum yang terjadi berapa hari terakhir secara independen, profesional, transparan, dan berkeadilan," ucap Musaffa Safril.
Baca juga: Didesak Mundur usai Insiden Ojol Affan, Kapolri Listyo Sigit Siap Jika Diperintah Presiden
Dalam pernyataan sikap bersama itu, para pimpinan organisasi kepemudaan lintas agama ini juga mengajak seluruh elite pemerintah dan masyarakat untuk turut serta peduli terhadap penderitaan rakyat dengan berempati dan menunjukkan sikap-sikap yang bertenggang rasa.
Di samping itu, mereka meminta penuh kepada pemerintah untuk melakukan berbagai langkah yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat dan diperlukan upaya perbaikan di berbagai sektor secara menyeluruh dan berkesinambungan, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh konstitusi.
Musaffa Safril
PW GP Ansor Jatim
Pemuda Katolik Jawa Timur
Christophorus W Suryo
Affan Kurniawan
Aksi Pasca Ojol Tewas Ditabrak Rantis
TribunJatim.com
berita Jatim terkini
Tribun Jatim
DPRD Kota Malang Tetap Ngantor di Tengah Rencana Demo, Siap Terima Aspirasi Masyarakat |
![]() |
---|
Aksi Damai Mahasiswa di Sampang Madura Sempat Memanas, Jalan Diblokade |
![]() |
---|
Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa |
![]() |
---|
Polres Lumajang Pulangkan 4 Orang Diduga Penyusup saat Aksi Damai, Masih di Bawah Umur |
![]() |
---|
Aksi Damai Solidaritas Ojol di Lumajang Mendadak Ricuh, Diduga Disusupi, 4 Orang Diamankan Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.