Bulog Siap Gelontor Beras Medium di Kota dan Kabupaten Mojokerto

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Surabaya Selatan area Mojokerto-Jombang siap menggelontorkan beras dalam program Penyaluran Bantu

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
mohammad romadoni/surya
Seorang pegawai melakukan pemeriksaan pada stok beras di gudang Bulog Cabang Surabaya Selatan area Mojokerto-Jombang tepatnya di Gudang Bulog Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto. 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Surabaya Selatan area Mojokerto-Jombang siap menggelontorkan beras dalam program Penyaluran Bantuan Beras (BSB) dari Kementerian Sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota/ Kabupaten Mojokerto.

Pendistribusian bantuan beras untuk puluhan ribu KPM/PKH ini akan menerima beras kualitas medium yaitu 15 kilogram setiap alokasi yang dilakukan selama tiga kali pada September dan Oktober 2020.

Wakil Pimpinan Perum Bulog Surabaya Selatan area Mojokerto-Jombang, Airina Faiza menjelaskan ketersediaan stok beras untuk tiga alokasi ini telah disiapkan sekitar kurang lebih 3.800 ton.

Beras yang digunakan adalah stok beras CBP (Cadangan Beras Pemerintah) kualitas medium tentunya sudah melalui Re-Proses sebelum didistribusikan.

"Dari pihak Bulog ini yang ditugaskan oleh Kemensos sebagai penyedia stok atau barang dan untuk penyaluran yaitu pihak ketiga Transposrter PT.DNR untuk mendistribusikan beras dari Bulog pada KPM/PKH," ungkapnya di Gudang Perum Bulog Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Selasa (15/9/2020).

Perum Bulog mendapat penugasan dari Pemerintah sesuai surat Kemensos Nomor 1975/5.2/BS.02.01/08/2020 perihal penugasan penyediaan dan distribusi Bansos Beras untuk program Penyaluran Bantuan Beras (BSB) KPM/PKH Tahun 2020. Mekanisme adalah Kemensos sebagai kuasa anggaran, Perum Bulog penyedia beras dan Transposrter PT.DNR yang telah ditunjuk sebagai distribusi.

Nama Sopir Ambulans Desa di Jember Diduga Masuk ke Tim Pemenangan Faida - Vian

Awalnya Nia Ramadhani Syok Suami Bawa ‘Anak’, Sampai Cek ke Mertua, Ardi Semangat: Our New Members

Harga Tiket Masuk Kawah Ijen Banyuwangi Lengkap Cara Booking Online, Cek 4 Tips Perjalanan Wisatanya

"Penyaluran alokasi satu dan dua dilakukan sekaligus pada September 2020 dan mengenai beras medium kemasan 10 kilogram dan lima kilogram untuk setiap KPM/PKH menerima 15 kilogram. Sedangkan, beras kemasan 15 kilogram untuk alokasi ketiga masih Re-Proses yang distribusikan pada Oktober 2020. Sehingga jumlah total dari tiga alokasi sebanyak 45 Kilogram beras medium," ujar Airin kepada TribunJatim.com.

Menurut Airin, jumlah penerima manfaat sebanyak 2.781 KPM/PKH di Kota Mojokerto maka kebutuhan beras yang dipersiapkan yaitu 125.145 kilogram (3 Alokasi). Sedangkan, Kabupaten Mojokerto sebanyak 32.054 KPM/PKH atau sebanyak 1.442.430 kilogram beras.

Harga eceran tertinggi beras medium berharga Rp.9.450 yang dikalikan Rp.141.750 setiap alokasi. Sehingga, beras medium yang diterima dalam tiga alokasi berharga sekitar Rp.425.250.

"Kita hanya ditunjuk sebagai pelaksana pengadaan beras saja sehingga soal distribusi menunggu kepastian jadwal penyaluran dari Dinas Sosial (Dinsos) daerah setempat Kota/Kabupaten Mojokerto dengan Transposrter PT.DNR," jelasnya.

Dia menjamin beras medium yang disalurkan untuk program BSB Kemensos bagi KPM/PKH merupakan kualitas medium dalam kondisi baik lantaran sudah melewati Reproses pembersihan dan Bleaching di mesin penggilingan.

"Kita menjamin kualitas baik sama beras medium di pasaran jika nanti ada komplain silahkan laporkan dan kami siap menggantinya dan akan dipastikan beras keluar dari gudang dalam kondisi baik dari jumlah dan kemasannya," tandasnya. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved