Virus Corona di Situbondo
Situbondo Waspadai 3 Klaster Baru Covid-19, Begini Pola Antisipasi yang Bakal Diterapkan Pemkab
Sekretaris Daerah Situbondo, Syaifullah mengatakan ada tiga klaster yang perlu diwaspadai di tengah pandemi Covid-19. Terapkan pola antisipasi ini.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Di masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ), ada beberapa klaster baru penyebarannya yang perlu diwaspadai.
Sekretaris Daerah Situbondo, Syaifullah mengatakan, ada tiga klaster yang perlu diwaspadai. Yakni klaster Pilkada, klaster perkantoran dan klaster rumah tangga.
"Sekarang ini orang yang positif bertambah, ketika berhubungan dengan keluarga dan ada yang keluar itu perlu diwaspadai," ujar Syaifullah usai telekonfren dengan Menteri Polhukam dan Gubernur Jatim di ruang Intellegency Room Pemkab Situbondo kepada awak Tribun Jatim.
• Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit Inkontinensia Urine, Sulit Menahan Buang Air Kecil
• Ramalan Zodiak Besok Rabu, 16 September 2020: Gemini Dilanda Kebosanan, Cancer Pamer Status Sosial
Untuk diperkantoran, kata Syaifullah, aktivitas orang juga banyak, maka dari itu ada pola yang akan segara diberlakukan disemua SKPD Pemkab Situbondo.
"Kita sudah membuat surat kepada semua OPD untuk menginformasikan riwayat penyakit dari masing masing ASN yang ada dilingkunganya," katanya.
Jika nantinya ditemukan ada ASN yang memiliki penyakit yang parah, lanjut Syaifullah, maka sebaikanya di istirahtakan.
• 114 Calon Perawat Unair Surabaya Dilantik Di Tengah Pandemi
• Profesi Awal Muzdalifah Sebelum Jadi Mama Tajir, Bukan Pengusaha, Banting Setir Ikuti Sosok Ini
Selain itu yang tidak kalah pentingnya, imbuh Syaifullah, yaitu klaster pasar atau tempat keramaian yang lainnya untuk selalu diwaspadai.
"Untuk penegakan disiplin, diharapkan adanya pastisipasi dari masyarakat, sehingga di masing-masing tempat atau OPD akan dibentuk tim penegakan disiplin," jelasnya.
Tak hanya di perkantoran, namun di sebuah toko modern juga akan dibentuk tim penegakan disiplin yang melibatkan petugas toko modern tersebut.
"Ya kalau ada yang tidak memakai masker, mereka sendiri yang nantinya menindak, sehingga nantinya ini betul betul untuk kita sendiri atau kepentingan masyarakat," jelasnya.
Dikatakan, pada hari Kamis, pihaknya akan melakukan rapat bersama, Forkopimda, KPU, Forpimka, OPD, komunitas da kampung tangguh serta pesantren, tomas dan LSM, perguruan tinggi.
"Nanti kita akan menyampaikan jangan sampai kita bosan, lelah dan terus semangat mengantisipasi penyebaran covid 19 itu,"pungkasnya.
Penulis: Izi Hartono
Editor: Heftys Suud