Langgar Protokol Kesehatan di Surabaya, Siap-siap Ditindak Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan
Masyarakat harus berpikir dua kali jika ingin melanggar protokol kesehatan di Surabaya. Sebab, saat ini di Surabaya sudah ada Tim Pemburu
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masyarakat harus berpikir dua kali jika ingin melanggar protokol kesehatan di Surabaya.
Sebab, saat ini di Surabaya sudah ada Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan.
Apa saja tugas tim tersebut? Simak selengkapnya di sini!
Setelah diterbitkannya Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang penegakan hukum protokol kesehatan.
Polda Jatim melalui Polrestabes Surabaya membentuk tim gabungan yang diberi nama Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan.
Tim gabungan itu diinisiasi Polda Jatim bersama TNI dan Pemkot Surabaya.
• Tingkatkan Pencegahan Penyebaran Covid-19, Jajaran Polres Gresik Disebar ke Tempat Keramaian
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir melalui Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya, AKP M Akhyar mengatakan jika Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan baru akan dilaunching, Rabu (16/9/2020) malam.
"Insya Allah nanti malam akan kami launching dan langsung terjun ke lapangan," kata Akhyar, Rabu (16/9/2020) siang.
Dalam tim tersebut nantinya akan dikerahkan 30 personil gabungan TNI-Polri dan Pemkot Surabaya.
"Nanti akan ada 30 personel dengan dua truk yang sudah disiapkan untuk berkeliling mencari pelanggar protokol kesehatan," lanjutnya.
Dalam kegiatannya, petugas menyasar kerumunan seperti warung kopi, tempat-tempat nongkrong yang tidak patuh protokol kesehatan.
"Tidak pakai masker dan tidak jaga jarak akan kami tindak. Mulai dari penyitaan KTP itu akan jadi domain satpol PP ya," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-panduan-bnpb-ketika-pulang-dari-bepergian-di-tengah-pandemi-covid-19.jpg)