Siswi SMPN 26 Surabaya Olah Daun Bidara Arab Menjadi Masker dan Teh

Candra Wijaya untuk membudidayakan tanaman Bidara di lantai dua rumahnya yang terletak di Jl. Sikatan Lebar nomor 18A, Manukan Wetan, Tandes, Surabaya

Penulis: Zainal Arif | Editor: Yoni Iskandar
Zainal Arif/Tribunjatim
Azalia Candra Wijaya dengan tanaman bidaya yang ditanam di kawasan manukan Surabaya. Tanaman yang dikenal masyarakat untuk mengatasi gangguan jin dan sihir ini dimanfaatkan Azalia sebagai bahan untuk membuat masker dan teh. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tanaman Bidara Arab di Indonesia dikenal sebagai tanaman yang ampuh untuk mengusir sihir dan jin. Padahal daun bidara memiliki banyak khasiat lain yang baik untuk tubuh.

Tanaman Bidara mempercepat penyembuhan luka, menurunkan risiko diabetes, mengobati flu, baik untuk kesehatan kulit hingga melindungi tubuh dari penyakit berbahaya.

Berbagai khasiat yang dimiliki tanaman bidara itu kemudian membuat Azalia Candra Wijaya untuk membudidayakan tanaman Bidara di lantai dua rumahnya yang terletak di Jl. Sikatan Lebar nomor 18A, Manukan Wetan, Tandes, Surabaya.

"Ceritanya dulu itu, saya dikasih temannya ibu buah bidara. Tidak sengaja biji buah itu kebuang dan ternyata tumbuh. Itulah yang kemudian saya tertarik membudidayakan hingga sekarang sudah ada 1.295 tanaman yang berhasil saya budidayakan," kata Aza sapaan akrab Azalia Candra Wijaya kepada SURYA.co.id, Sabtu (19/9/2020).

Aza mengaku membudidayakan tanaman bidara dirasa gampang-gampang susah. Karena pada dasarnya Tanaman Bidara Arab memang sangat cocok dibudidaya didaerah yang kering dan panas seperti Kota Surabaya. Namun pada saat memindahkan harus dengan hati-hati karena tanaman saat masih kecil rawan mati.

Sambut Musim Tanam, Petani di Lumajang Ubah Lahan Sawah Jadi Arena Balap Kerbau

2 Cafe Surabaya Ini Buka Sampai Dini Hari Seolah Tak Ada Covid-19, Gini Sikap Tim Prokes Jatim

Hasil FP3 MotoGP Emilia Romagna 2020 - Bagnaia Catat Rekor Baru, Valentino Rossi Rebut Tiket Q2

"Karena bentuk adaptasi dari satu tanaman dengan tanaman lainya berbeda-beda, sehingga harus sangat memperhatikan dan telaten dalam membudidayakannya," katanya.

Tak hanya membudidayakan untuk penghijauan, Aza juga mengolah daun bidara menjadi berbagai macam olahan seperti masker bidara dan teh bidara.

Aza menjelaskan masker yang ia buat dari daun bidara ini dapat membantu mengatasi jerawat, melindungi efek buruk sinar matahari, mengatasi kulit kering, mencerahkan wajah, menghaluskan kulit dan menyamarkan pori-pori. Ide itu didapat Aza setelah

"Karena saya ketika melihat kondisi saat ini para remaja sangat suka dengan namanya skincare yang murah namun kelihatan hasilnya, maka dari itu mencoba mempelajari cara pengolahannya dengan membaca artikel di google, itu saya lakukan setelah saya mengetahui banyak khasiat pada daun bidara terutama untuk wajah," terangnya kepada TribunJatim.com.

Dalam proses pembuatan, Aza memetik daun bidara kemudian mencuci daun bidara dengan air mengalir, setelah itu dijemur di bawah sinar matahari selama 2-3 jam hingga kering. Lalu dihaluskan menggunakan blender, dan bisa langsung digunakan dengan ditambahkan air," jelas siswi dari SMPN 26 Surabaya.

Sementara itu, untuk proses pembuatan teh bidara, melalui proses yang hampir sama dengan pembuatan masker. Namun bedanya setelah dikeringkan, disangrai terlebih dahulu dan dihaluskannya secara kasar.

"Setelah jadi, teh daun bidara ini bisa dinikmati. Teh ini juga bisa membantu untuk melancarkan haid," tutup siswi berzodiak Capricorn ini. (zia/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved