Virus Corona
Di Tahun 2021 Pakai Masker & Jaga Jarak Masih Belum Berakhir, Ilmuwan WHO Ingatkan: Sebuah Fantasi
Pakai masker & jaga jarak masih belum berakhir di tahun 2021, ilmuwan WHO ingatkan bahwa vaksin saja tak cukup.
TRIBUNJATIM.COM - Pandemi virus Corona masih merajalela di berbagai negara dunia.
Virus Corona pertama kali merebak sejak bulan Januari 2020 lalu, di Wuhan, China.
Banyak masyarakat dunia yang lalu bertanya-tanya, kapan virus Corona Covid-19 berakhir?
Namun, kini juga muncul pertanyaan baru seperti kapan pakai masker dan jaga jarak berakhir?
Pernyataan kapan jaga jarak dan pakai masker berakhir dijelaskan langsung oleh seorang ilmuwan WHO.
• 3 Jenis Masker yang Efektif Cegah Covid-19 dari Kemenkes, Achmad Yurianto: Scuba & Buff Bukan Masker
Diketahui, sudah setengah tahun lamanya Tanah Air Indonesia dilanda wabah virus Corona atau Covid-19.
Untuk menjaga agar tidak terkena infeksi Covid-19 kita diharapkan menerapkan protokol kesehatan apabila keluar rumah.
Namun, bila tidak ada hal yang penting sekali, diharapkan di rumah saja guna memutus rantai penyebaran virus Corona.
Protokol kesehatan yang wajib diikuti adalah memakai masker, menjaga jarak satu dengan yang lain minimal 1 meter, dan mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir.
• Tragis, Suami Belah Perut Istri Hamil karena Kepo, Khawatir Bayinya Perempuan, Endingnya Memilukan
Soumya Swaminathan, seorang ilmuwan senior di Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan, kecil kemungkinan dunia akan kembali normal hingga 2022 karena pandemi Covid-19.
Menurut Soumya Swaminathan, banyak orang membayangkan bahwa pada Januari 2021, vaksin tersedia di seluruh dunia, dan semua akan kembali normal setelahnya.
"Sayangnya ini hanya sebuah fantasi, bukan begitu cara kerjanya."
• Video Mobil Pribadi Halangi Ambulans yang Bawa Jenazah Viral, Diingatkan Malah Pepet Motor Pengiring
Swaminathan yang juga kepala sains WHO menunjukkan bahwa garis waktu paling realistis menempatkan peluncuran vaksin Covod-19 selama pertengahan 2021.
Imunisasi sendiri menurutnya tidak akan terjadi dalam semalam.
"Memakai masker dan menjaga jarak masih diperlukan untuk sementara waktu," ujarnya, seperti dikutip Fox News, Rabu (16/9/2020).
Menurutnya, WHO membutuhkan 60-70% populasi telah memiliki kekebalan sebelum mulai melihat penurunan dramatis penularan virus Corona.
"Kami juga tidak tahu, berapa lama vaksin ini akan melindungi."
"Itulah tanda tanya besar lainnya, berapa lama kekebalan bertahan? Dan, mungkin saja Anda membutuhkan penguat," imbuhnya.
• Ngeri, Makam Digenangi Cairan Merah seperti Darah Gegerkan Warga, Polisi sampai Turun Tangan
Mengembangkan vaksin yang layak biasanya membutuhkan waktu 1 dekade.
Tapi upaya untuk membuat vaksin virus Corona telah dipercepat ke kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
New York Times melaporkan bahwa saat ini terdapat 40 vaksin dalam uji klinis dan 9 sudah dalam pengujian fase ketiga di seluruh dunia.
Pada Rabu, 16 September 2020, Departemen Pertahanan dan Lembaga Federal Kesehatan menguraikan rencana untuk vaksin gratis untuk semua orang Amerika.
• VIRAL Nasib Sial Cewek Ditinggal Pacar saat Razia Masker, Langsung Diputusin: Tak Ada Kata Lain Lagi
Menurut Associated Press, lembaga-lembaga sedang melihat perkiraan pada Januari 2021 untuk kemungkinan dimulainya kampanye vaksinasi.
Pada awal bulan September 2020, pendiri Microsoft, Bill Gates, membuat prediksi serupa.
Miliarder tersebut membantu mendanai banyak upaya vaksin virus Corona.
Berbicara dengan New York Magazine, Bill Gates mengatakan, kekebalan masyarakat global tampaknya tidak mungkin kembali normal sampai 2022.
Menurut pemilik Bill & Melinda Gates Foundation itu, distribusi vaksin akan menjadi tantangan selanjutnya.
Hanya jika 80 persen dari semua vaksin disetujui dan mendapatkan semua kapasitas untuk memberantas virus.
"Itu memakan waktu hingga 2022. Anda berharap itu tidak melewati tahun 2022? Kecil kemungkinannya," tutur Bill Gates.
• Download Lagu MP3 Apakah Itu Cinta Ipank Versi DJ Opus Remix Full Bass, Liriknya Oh Cinta Suci
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kapan Pakai Masker dan Jaga Jarak Berakhir? Bukan 2021, Berikut Ini Penjelasan Lengkap Ilmuwan WHO.