Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Khofifah Salurkan Bantuan Ventilator ke RS Rujukan Covid-19 di 7 Daerah, Penguatan Layanan Kuratif

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mendistribusikan bantuan ventilator ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mendistribusikan bantuan ventilator ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di tujuh daerah tapal kuda Jatim, di Pendopo Probolinggo, Senin (21/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mendistribusikan bantuan ventilator ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19, Senin (21/9/2020).

Kali ini, giliran rumah sakit di daerah tapal kuda yang mendapatkan 'jatah' bantuan alat bantu pernafasan ventilator.

Tujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Khofifah di Pendopo Kabupaten Probolinggo sore ini.

Bocor Sikap Gading ke Gisel Pasca Cerai, Ayah Gempi Tolak Tegas Eks Istri? Orang Gak Perlu Tahu

Lesty Kejora Tuding Rizky Billar Punya Wanita Lain, Langsung Diminta Diam: Fans Kamu Selalu Benar

Saat menyerahkan bantuan alat ventilator tersebut, Khofifah menyampaikan bahwa upaya membagikan alat bantu ini ditujukan bagi rumah sakit rujukan yang masih membutuhkan alat ventilator.

Pasalnya ada sebanyak 210 unit alat ventilator yang akan dibagikan Pemprov Jatim. Alat-alat itu merupakan bantuan dari USAID melalui Kementerian Keesehatan.

Yang diberikan sebagai upaya untuk menurunkan angka kematian kasus Covid-19 di Jatim.

"Jatim dapat bantuan 210 unit ventilator. Kemudian kita menyampaikan informasi ini ke 127 rumah sakit rujukan di Jatim. Lalu 102 di antaranya mengajukan ventilator dan yang kami bagi saat ini hingga tinggal Kota dan Kabupaten Kediri," papar Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Jatim yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU ini menjelaskan meski ventilator kini aktif dibagikan sebagai penguatan layanan kuratif, namun yang terpenting atau hulu dari penanganan Covid-19 sebenarnya adalah upaya preventifnya.

VIRAL TERPOPULER: Anak Yatim Beli HP untuk Belajar Online hingga Makam Digenangi Cairan Merah Darah

Curhat Dory Harsa Soal Kritik Publik Kepadanya, Bahas Masalah Didi Kempot? Sibuk Hujat Lupa Karya

Upaya preventif yang dimaksud adalah upaya pencegahan paparan Covid-19. Yang dilakukan dengan tetap bermasker, menjaga jarak dan mencegah kerumunan.

"Maka selain menguatkan kuratif kita juga menguatkan preventif dengan kita bagi ke pendamping PKH, pendamping desa, tagana, mereka adalah relawan yang mendampingi para KPM (keluarga penerima manfaat), sejumlah masker agar disalurkan pada mereka yang masih belum cukup memiliki masker," tuturnya.

Sebab per orang dikatakan Khofifah harus minimum memiliki tiga buah masker. Sehingga jika sedang kotor dan sedang dicuci mereka masih ada cadangan masker untuk dikenakan.

"Selain itu dari segi pemulihan ekonomi, di kesempatan ini kita juga menyampaikan bantuan keuangan khusus (BKK) Jatim Puspa. Bantuan keuangan khusus ini adalah bantuan khusus untuk pemberdayaan usaha perempuan," kata mantan Menteri Sosial RI ini.

Bantuan ini juga diserahkan pada penerima manfaat program PKH yang telah keluar dari penerima manfaat karena sudah naik kelas dari batas miskin dengan memiliki usaha mandiri. Dengan begitu Khofifah optimistis bahwa upaya pengentasan kemiskinan bisa terus dilakukan. (SURYA/Fatimatuz Zahroh) 

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved