Breaking News:

Sekda Pacitan Komitmen Dukung Program JKN-KIS, Sangat Prioritas: Kesehatan Kebutuhan Dasar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho mendukung JKN-KIS dengan penganggaran. Sangat prioritas: kesehatan kebutuhan dasar.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho. 

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah berjalan memasuki tahun ke-7 .

Hal ini tentu tidak terlepas dari adanya dukungan Pemerintah dan seluruh penduduk Indonesia. 

Tanpa adanya dukungan, Program JKN-KIS tidak akan berjalan secara berkesinambungan, kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan akan terganggu dan mengganggu ekonomi masyarakat itu sendiri.

Hal inilah yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho mengenai Program JKN-KIS.

Menurutnya program ini sangat membantu masyarakat, terutama masyarakat miskin, karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki, sehingga akan terbebani apabila tidak memiliki jaminan kesehatan.

“Program JKN ini sangat membantu masyarakat, terutama masyarakat yang miskin, dia bisa mengalokasikan biaya hidupnya yang selama ini mungkin harus memikirkan kesehatan, sekarang sudah ada JKN sehingga biaya hidup bisa dialokasikan untuk mencukupi kebutuhan yang lain, karena kesehatan ini memang kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh masyarakat kita terutama masyarakat miskin. Sangat terbebani juga kalau harus menanggung biaya kesehatan. Kebutuhan mereka kan tidak hanya kesehatan saja, belum untuk makan dan yang lain, untuk makan saja tidak cukup apalagi kesehatan, sehingga dengan ini (JKN-KIS, -red) meringankan beban mereka,” ujar Heru.

Oleh karenanya, sebagai Sekda, Heru berkomitmen akan memberikan dukungan berupa upaya penganggaran bidang kesehatan, karena menurutnya hal ini sangat prioritas sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

“Untuk mendukung Program JKN, sebagai Sekda, tentunya kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penganggarannya, karena kita selalu membahas dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah, -red) untuk hal-hal yang mendasar kebutuhan masyarakat, harus kita perhatikan, kita bantu sepenuhnya, kita bantu seoptimal mungkin. Kita alokasikan dulu kebutuhan dasar baru kebutuhan yang lain, karena ini pelayanan kesehatan, kebutuhan dasar masyarakat ini sangat prioritas,” pungkasnya.

Sementara itu, Heru bercerita anggota keluarganya pernah memanfaatkan JKN-KIS, yakni istrinya yang harus menjalani operasi di bagian leher.

Heru mengaku terbantu karena tidak mengeluarkan biaya banyak walaupun naik kelas. Istrinya mendapatkan pelayanan kesehatan yang bagus, dan secara administrasi tidak dipersulit.

Halaman
12
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved