Info CPNS
Pemkab Gelar SKB CPNS di Simpang Lima Gumul Kediri, Peserta Wajib Sertakan Rapid Test
Pemerintah Kabupaten Kediri hari ini menggelar kegiatan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di Hall Center Simpang Lima Gumul Kediri.
Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri hari ini menggelar kegiatan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019 di Hall Center Simpang Lima Gumul Kediri Senin (5/10/2020).
Jumlah peserta yang mengikuti tes SKB CPNS 2019 ada 1570 orang yang dilaksanakan hingga Kamis 9 Oktober 2020. Setiap harinya ada 450 peserta yang mengikuti tes dimana terbagi dengan 3 kali sesi.
Sesi pertama pad pukul 08.30 WIB – 10.00 WIB, sesi kedua 11.30 WIB – 13.00 WIB dan sesi ketiga dimulai pukul 14.30 WIB – 16.00 WIB.
Setiap sesi tes pertama akan diikuti sebanyak 150 peserta hal ini bertujuan untuk menghindarkan dari kerumunan atau resiko penyebaran Covid-19.
• VIRAL Ibu-ibu Nikahi Brondong Tuai Hujatan, Dituding Kaya Raya, Si Anak Tak Terima: 100 Persen Salah
• Tragis Istri Tewas Usai Makan Lumpia di Kulkas, Suami Syok Lihat Banyak Muntahan, Dehidrasi Parah
Tauhid Djadmiko Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya mengatakan bahwa tes hari ini dilakukan dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat.
“Alhamdulillah hari ini semuanya lancar, semuanya mematuhi protokol kesehatan yang ketat terkait jaga jarak, memakai masker dan face shiel sepanjang pelaksanaan tes. Selain itu peserta juga membawa surat hasil rapid tes yang dibawa saat melaksanakan tes,” ujar Tauhid.
Melanjutkan Tauhid Djadmiko bahwa dirinya menghimbau untuk peserta setelah melaksanakan tes untuk tidak berkerumun dan langsung pulang atau meninggalkan tempat Hall Center Simpang Lima Gumul Kediri.
“Tadi kita sampaikan bahwa pulangnya tidak perlu bergerombol tidak perlu menayakan soalnya tadi bagaimana dan berapa hasilnya. Itu semua bisa dilakukan melalui WhatsApp saja dan penyelenggaraan saat ini sengaja tidak kita tampilkan monitor live scoring untuk pencegahan kerumunan. Para peserta, keluarga atau pengantar bisa melihat live scoring melalui youtube lewat ponselnya masing-masing,” tambah Tauhid Djadmiko.
• BREAKING NEWS: Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilah Divonis 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta
• Pikap Seruduk Truk Tronton Saat Melintas di Tuban, Sopir Asal Lampung Tengah Meninggal Dunia
Tauhid juga menghinbau kepada para peserta tes untuk selalu menjaga protokol kesehatan dan tidak percaya dengan oknum atau seseorang yang menawarkan jasa untuk lolos di tes SKB.
“Saya himbau peserta untuk tidak percaya dengan seseorang yang menawarkan bisa membantu lolos. Karena hanya dirinya bersama tuhan yang dapat membantu untuk meloloskan di seleksi SKB,” terang Tauhid.
Sementara itu Muhammad Solikin kepala BKN Kabupaten Kediri juga menyampaikan hal yang sama bahwa peserta harus memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
“alhamdulillah secara prinsip lancar namun ada peserta yg kurang memperhatikan kewajiban rapid test. Pesen untuk besok peserta datang 90 menit sebelum mulai, karena 30 menit sbelumnya gerbang ditutup dan akses pin peserta 10 menit sebelumnya juga ditutup. Peserta harus menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan tes” tutupnya. (SURYA/Farid Mukarrom)
Editor: Pipin Tri Anjani