Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Cerita Dokter Spesialis Anak Mira Irmawati, Senang Melihat Anak-anak Sehat dan Bahagia: Best Part

dr Mira Irmawati SpA (K) membagikan momen terbaik menjadi menjalani profesi Dokter Spesialis Anak Konsultan. Melihat anak-anak sehat dan bahagia.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
dr Mira Irmawati SpA (K). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Melihat anak-anak tumbuh dan berkembang sengan sehat serta bahagia adalah bagian terbaik dalam menjalani profesi Dokter Spesialis Anak Konsultan.

Hal itu yang dirasakan dr Mira Irmawati SpA (K).

"Ini the best part. Bahwa kita bisa menolong anak-anak yang sakit, yang sebelumnya hanya bisa berbaring dengan tubuh yang lemas, kemudian kita upayakan pengobatan dan akhirnya mereka bisa lari-lari," kata dr Mira kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Alami Kecelakaan di FP3, Begini Kondisi Fabio Quartararo, Terancam Batal Mengaspal di Aragon?

Baca juga: Jatim Masuk Prioritas Vaksin Covid-19, Gubernur Khofifah Tunggu Surat Resmi Pemerintah Pusat

Ia melanjutkan, hal itu tidak akan pernah bisa ditukar oleh uang berapa pun.

"Kesembuhan anak-anak merupakan balasan yang luar biasa kepada kami para dokter spesialis anak. Yang sebelumnya anak susah berbicara dan berjalan lalu menjadi bisa, itu sangat membahagiakan," ungkapnya.

Hal itu, menurut dr Mira, bisa menghapus segala lelah setelah melakukan berbagai tindakan.

Mulai dari mondar-mandir sampai melihat anak kesakitan saat disuntik atau dipasang infus misalnya.

"Melihat mereka sembuh dan mengucapkan terima kasih itu sesuatu yang sangat luar biasa. Benar-benar menghapus semua lelah," katanya.

Ia percaya bahwa tidak ada satu pun dokter di dunia yang ingin mengecewakan pasiennya.

"Meskipun pada akhirnya semua diserahkan kepada Allah, tapi kami para dokter tetap mengupayakan," tambahnya.

Menangani berbagai macam pasien anak, ada satu hal yang membuat dr Mira merasa sedih yakni gangguan perkembangan anak yang disebabkan kebiasaan orangtua yang ingin serba mudah.

"Sekarang zamannya ceklak-ceklik. Sampai rumah langsung ceklik, buka laptop langsung ceklik. Akhirnya ini juga dibiasakan kepada anak," katanya.

Supaya anak-anak diam, orangtua banyak yang menyuguhkan gadget sampai melebihi batas. Hal ini pun berpengaruh terhadap perkembangan mereka.

Menurutnya, tugas orang tua yakni mengasih, mangasah, dan mengasuh. Bagaimana caranya?

"Mengasih berarti memberikan kasih sayang, mangasah berarti memberikan stimulasi yang baik. Sedangkan mengasuh berarti membesarkan anak dengan sepenuh hati," katanya.

Anak merupakan generasi penerus. Oleh karena itu harus diperhatikan setiap tumbuh kembangnya supaya bisa menjadi pribadi yang cerdas dan sehat.

"Jadikan anak prioritas utama, apalagi jika usianya di bawah lima tahun," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurcahyanti

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved