Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Hasil Tes Covid-19 Malam Minggu di Taman Bungkul, 4 Reaktif: Langsung Isolasi di Hotel Pemkot

Hasil tes Covid-19 massal yang dilakukan dadakan Pemkot Surabaya saat malam minggu di Taman Bungkul. 4 orang reaktif. Langsung diisolasi di hotel.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas saat melakukan tes Covid-19 massal dadakan di Taman Bungkul Surabaya, Sabtu (17/10/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tes massal dadakan dilakukan Pemkot Surabaya di Taman Bungkul, Sabtu (17/10/2020) malam.

Dari ratusan oarng yang dites, ditemukan empat orang terdeteksi reaktif virus Corona ( Covid-19 ).  

"Hasil reaktif sebanyak 4 orang," kata Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Tegaskan Disiplin Prokes: 1 Pengunjung Gerai Kuliner Kediri Tak Pakai Masker, KTP Karyawan Disita

Baca juga: Cerita Akhir Pelarian Cai Chang Pan, 1 Bulan Lebih Kabur dari Tahanan, Ditemukan Bunuh Diri di Hutan

Dari catatan yang diterima TribunJatim.com, total ada 222 orang yang dilakukan tes rapid antibody dan swab test massal dadakan. 

Rinciannya, tes rapid antibody diikuti 201 Orang dan swab test 21 orang. Yang reaktif selanjutnya diisolasi di hotel yang disediakan oleh Pemkot Surabaya

Tes massal dadakan itu diikuti oleh setiap orang yang tengah nongkrong disekitar taman yang terletak di Jalan Darmo tersebut.

Baca juga: Link Live Streaming MasterChef Indonesia S7 Ep 8: Galeri Memanas, Posisi Chef Juna Minta Digantikan

Baca juga: Ancaman Ardi Bakrie Tagih Gaji Syuting ke Nia Ramadhani, Istri Kesal, Ardi: Maafkan Saja Aku Pergi

Sebelumnya diberitakan, ratusan orang yang tengah menikmati malam minggu di Taman Bungkul dikagetkan dengan tes massal yang dilakukan Pemkot Surabaya, Sabtu (17/10/2020) malam.

Tes dadakan itu langsung dipimpin oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Hal itu lantaran tak sedikit dari mereka yang abai protokol kesehatan, salah satunya tidak menjaga jarak.

"Untuk yang di Taman Bungkul langsung dipimpin oleh Ibu Wali Kota. Ternyata, memang masih banyak yang melanggar karena tidak jaga jarak," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara. 

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Heftys Suud

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved