Yakin Bisa Patuhi Prokes, Bioskop Lamongan Plaza Buka
Bioskop pusat perbelanjaan Lamongan Plaza akhirnya kembali dibuka. Menejemen memberlakukan aturan protokol kesehatan (prokes) yang cukup ketat
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Bioskop pusat perbelanjaan Lamongan Plaza akhirnya kembali dibuka. Menejemen memberlakukan aturan protokol kesehatan (prokes) yang cukup ketat karena masih dalam masa pandemi virus Corona atau Covid-19.
Gedung bioskop yang diharapkan menjadi sembrani untuk meramaikan Lamongan Plaza sempat tidak beroperasi sejak 8 bulan lalu atau Maret 2020 akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.
Kembali dibukanya bioskop New Star Cineplex (NSC) tersebut dibenarkan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kabupaten Lamongan, selaku pengelola Lamongan Plaza, Suhartono.
"Sudah buka mulai kemarin, dengan aturan protokol kesehatan" kata Suhartono kepada Surya.co.id Minggu (18/10/2020).
Suhartono mengungkapkan, dibukanya bioskop tersebut diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh staf maupun pengunjung bioskop, mulai dari pakai masker, pemeriksaan suhu tubuh dan cuci tangan sebelum masuk ke area bioskop.
Baca juga: Sering Ribut di Medsos, Nikita Mirzani Bongkar Rahasia Pemasukan Jalan Terus, Nyai Beri Peringatan
Baca juga: Pedagang Mangga di Pasar Banyakan Kediri Mengeluh Stok Buah Melimpah, Sepi Pembeli
Baca juga: Gubernur Khofifah Gowes Keliling Pacitan, Gencarkan Gerakan 3M Sambil Dorong Pemulihan Ekonomi Jatim
"Protokol kesehatan tetap kita utamakan, karena kita tidak ingin dibukanya bioskop ini malah terjadi penularan Covid-19," katanya.
Sementara itu, manajer bioskop New Star Cineplex (NSC) Lamongan, Addy Pramono menambahkan, jumlah pengunjung juga dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas studio.
Pengunjung dibatasi hanya boleh 25 persen dari kapasitas aslinya 198 kursi.
"Jika dihutung, karena hanya boleh 25 persen, maka tinggal 50 orang," kata Addy kepada TribunJatim.com.
Tempat duduk pengunjung di dalam studio juga diatur agar tetap menjaga jarak antar pengunjung selama berada di dalam studio.
"Jaraknya satu kursi, jadi kursi sebelah kanan, kiri, depan, belakang itu kosong," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Addy menambahkan, kepatuhan pengunjung atau penonton terhadap protokol kesehatan selama di dalam studio akan terpantau melalui CCTV.
"Setiap studio memang ada cctv, tujuannya itu untuk mengawasi yang copy atau merekam film, tapi saat ini juga berfungsi mengawasi penonton yang melanggar protokol di dalam studio," katanya.
Jika ada penonton yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, kata Addy, maka pihaknya akan memberikan teguran.
"Karena ini untuk kebaikan kita semua, jadi pegawai patuh, penonton juga patuh, karena kita tidak mau ada klaster baru di sini," katanya.
Selain pengurangan kapasitas pengunjung, jumlah pemutaran film juga dikurangi. Jika pada kondisi normal ada 6 kali pemutaran film di setiap studio, kini hanya diperbolehkan 3 kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-biskop-lamongan-plaza-dibuka.jpg)