Breaking News:

Pura-pura Jadi Anggota KPK dan Polda Jatim, Pelaku Penipuan Dicokok Polisi Saat Makan Soto di Gresik

Vicky Andreanto harus menyudahi petualangannya menipu orang dengan berpura-pura sebagai aparat penegak hukum

TribunJatim.com/ Willy Abraham
Tersangka kasus penipuan berpura-pura jadi anggota KPK di Gresik 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Vicky Andreanto harus menyudahi petualangannya menipu orang dengan berpura-pura sebagai aparat penegak hukum.

Pria berusia 43 tahun ini berpura-pura sebagai penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim dan anggota KPK.

Pria asal Dusun Selat Barat, Lombok Barat, Mataram ini harus menyudahi petualangannya.

Petugas menciduk pelaku saat makan soto di kawasan Perum Permata Suci (PPS), Kecamatan Manyar.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan tersangka ini dalam beraksi menggunakan atribut mirip anggota polisi. Seperti pin, masker berlogo Tipikor, pistol mainan dan borgol agar korbannya percaya.

Terlebih dahulu tersangka mendatangi korban bernama Khoirul Anam warga Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik.

Baca juga: Berkas Kasus Penipuan Mantan Camat Kras Kediri Lengkap, Statusnya Kini Jadi Tahanan Kejaksaan Negeri

Tersangka mengaku sebagai penyidik Tipikor Polda Jatim juga anggota KPK.

Dia mengaku mendapat perintah dari Pemerintah Pusat memberikan program bantuan di sekolah MI (Madrasah Ibtidaiyah) berupa dana hibah nasional. Anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 350 juta.

Jika korban bersedia menerima bantuan itu, maka pihak sekolah harus mengeluarkan uang sebesar Rp 5,7 juta untuk mengurus pajak pencairan dana hibah itu.

Tidak hanya itu, tersangka juga menunjukan sebuah koper berisi uang. Alasannya, uang tersebut milik sekolah MI lain yang sudah membayar pajak pencairan dana hibah.

Halaman
123
Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved