Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Lihat Bonsai Sancang Usia 25 Tahun Lebih Milik Warga Lumajang, Dinilai Terbaik: Kokoh dan Artistik

Pecinta tanaman bonsai di Kabupaten Lumajang menggelar pameran bonsai di halaman parkir Plaza Graha Mulia (GM). Lihat koleksi bonsai sancang, terbaik.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
SURYA/TONY HERMAWAN
Jaka Surya salah satu panitia pameran bonsai Lumajang saat menunjukkan bonsai terbaik, Selasa (20/10/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Para pecinta tanaman bonsai di Kabupaten Lumajang menggelar pameran  di halaman parkir Plaza Graha Mulia (GM), Selasa (20/10/2020).

Pantauan TribunJatim.com di lokasi, dalam pameran bonsai itu, setidaknya ada 330 bonsai dari berbagai jenis yang dipajang.

Diantaranya adalah jenis sancang, ficus, serut, beringin, kimeng, ipriku, loah, dan lain-lain.

Baca juga: Sempat Tertunda, Bruno Smith Segera Teken Kontrak di Arema FC

Baca juga: Tangani Covid-19, Pemerintah Daerah Dituntut Fokus Tekan Kasus agar Zona Risiko Membaik

Jaka Surya salah satu panitia pameran mengatakan, dalam pameran itu ada 4 predikat untuk menentukan bonsai terbaik.

Yaitu best ten, best in show, best in class, dan baik sekali.

"Ada satu bonsai terbaik pilihan juri, bonsai sancang milik warga Randuagung Lumajang," kata Jaka, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Pawang Disantap Kawanan Beruang hingga Miris Nasib Pengantin Cicipi Malam Pertama

Baca juga: Dibocori Elit di Jakarta, DIREKTUR ini Gelar Aksi Dukung UU Cipta Kerja: Seolah Indonesia Chaos

Sekilas, jenis pohon sancang berukuran besar memiliki cabang-cabang yang rimbun.

Bentuk batang dan cabang yang tidak beraturan juga turut disajikan pada pohon bonsai sancang ini.

Apalagi, penambahan lumut di sekitaran akar seolah menambah kesan kokoh, indah dan artistik bentuk pohon sancang versi miniatur ini.

"Bikinnya ini pasti rumit dan kesabaran, saya dengar umur pohonnya sudah 25 tahun lebih," ucapnya.

Berbicara soal pameran, kata Jaka, agenda ini sebenarnya sudah diusulkan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq untuk menjadi agenda tahunan.

Namun adanya pandemi virus Corona ( Covid-19 ), pameran bonsai ini batal digelar di Alun-Alun Kabupaten Lumajang.

"Akhirnya inisiatif pindah di sini (halaman parkir Plaza GM)," ujarnya.

Menurutnya, semula pameran hanya digunakan untuk ajang kumpul penghobi bonsai di Kabupaten Lumajang

Namun, rupanya penghobi bonsai dari luar daerah banyak yang berminat untuk mengikuti.

Ia pun lantas menggambarkan festival bonsai kali ini seperti pameran nasional.

"Gimana gak rasa nasional wong pesertanya ada yang dari Jawa Tengah, Sumatera, Banten, Kalimantan," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved