Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Pendekar Silat Panjat Tiang hingga 3 Pasangan Bukan Suami Istri Digerebek

Simak berita terpopuler Jatim hari ini, Minggu (25/10/2020). Dimulai kabar pendekat silat

Tayang:
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tangkapan layar video viral pendekar silat panjat tiang bendera 6 meter benahi tali penarik bendera yang copot, 2020. 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Minggu (25/10/2020).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan pendekat silat panjat tiang bendera.

Selanjutnya, 3 pasangan bukan suami istri digerebek di dalam kamar kos.

Baca juga: Rizky Billar Cium dan Peluk Lesty Kejora, Mengaku Terbawa Perasaan, Ternyata Adegan di Luar Skenario

Terakhir, cara Wali Kota Sutiaji antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Malang selama libur panjang.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut berita terpopuler Jatim hari ini, Minggu (25/10/2020) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Viral Pendekar Silat Panjat Tiang Bendera 6 Meter untuk Benahi Tali Bendera Copot: Inisiatif Sendiri

Tangkapan layar video viral pendekar silat panjat tiang bendera 6 meter benahi tali penarik bendera yang copot, 2020.
Tangkapan layar video viral pendekar silat panjat tiang bendera 6 meter benahi tali penarik bendera yang copot, 2020. (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Anggota seni beladiri pencak silat Pagar Nusa yang memanjat tiang bendera setinggi enam meter untuk benahi tali yang lepas dari roda katrol pengerek di ujung tiang, bernama M Sholekhudin (18).

Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, kelahiran Kediri, yang kini duduk di bangku kelas tiga sekolah menengah akhir (SMA).

Selain itu, ia juga tercatat berdomisili di Setoyo, Balongmojo, Puri, Kabupaten Mojokerto.

Dan kini ia juga mondok di Pondok Pesantren Nurul Falah, di Desa Jetak, Puri, Kabupaten Mojokerto, yang diasuh oleh KH Abdul Adzim Alawi.

Baca juga: Tangis Adik Lina Jubaedah Beri Pesan Nathalie Holscher, Sakit Hati Keluarga Terkuak: Tolong Dijaga

Kepada TribunJatim.com, Sholekhudin mengaku aksinya yang terbilang nekat itu murni inisiatif pribadi.

Tidak ada yang memerintah ataupun meminta tolong kepadanya.

Saat melihat kejadian tali bendera nyangkut hingga membuat prosesi khidmat nan sakral pengibaran sang saka merah putih terhenti.

Sholekhudin bergegas meninggalkan barisan tempatnya berdiri dalam upacara tersebut, untuk menuju tiang bendera.

"Gak ada yang nyuruh ke depan, gak ada yang maju, terus saya langsung lari. Sebenarnya siapa saja yang mau manjat gitu," katanya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Sabtu (24/10/2020).

Saat memanjat tiang bendera, tidak terbesit keraguan ataupun perasaan takut.

"Gak ada rasa takut sama sekali," jelasnya.

Baca selengkapnya>>>

2. Berduaan di Kamar Kos, Tiga Pasangan Bukan Suami Istri di Kediri Diamankan Satpol PP

Petugas Satpol PP Kota Kediri sewaktu melakukan pemeriksaan di kamar kos yang ditempati pasangan bukan suami istri, Sabtu (24/10/2020) dini hari.
Petugas Satpol PP Kota Kediri sewaktu melakukan pemeriksaan di kamar kos yang ditempati pasangan bukan suami istri, Sabtu (24/10/2020) dini hari. (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Tim Respon Cepat Kerja Tuntas (RCKT) Satpol PP Kota Kediri mengamankan 3 pasangan bukan suami istri yang berduaan di kamar kos Diadem yang ada di Kelurahan Pesantren, Kota Kediri, Sabtu (24/10/2020) dini hari.

Ke tiga pasangan tersebut masing-masing, DBS (19) warga Desa Gayam bersama dengan SDL (19) warga Desa Bangkok, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Kemudian FR (34) warga Desa Bolodewo Wonorejo, Kecamatan Wates bersama dengan ARA (33) warga Desa Baye, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri.

Baca juga: Elly Sugigi Kini Oplas Wajah, Perubahan Drastis Mirip Syahrini hingga Evi Masamba? Jangan Julid

Serta PPB (25) warga Pare dengan PSG (22) warga Desa Babadan Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan petugas dari ketiga pasangan yang diamankan ada pasangan selingkuh dan pasangan pacaran.

"Setelah didata dan mendapatkan pembinaan, ketiga pasangan bukan suami istri yang diamankan dari kamar kos diserahkan ke pihak keluarganya masing-masing," jelasnya.

Dijelaskan Nur Khamid, keberadaan ketiga pasangan bukan suami istri ini diketahui dari pengaduan masyarakat yang resah karena tempat kos telah disalahgunakan untuk berbuat asusila.

"Kami menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait rumah kos yang diindikasikan ada tindak asusila," ungkapnya.

Baca selengkapnya>>>

3. Tak Mau Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 di Kota Malang, Wali Kota Sutiaji Antisipasi Libur Panjang

Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (30/9/2020).
Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (30/9/2020). (TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR)

Libur panjang yang bakal terjadi mulai tanggal 28 Oktober 2020 mendatang cukup mendapatkan perhatian serius dari Wali Kota Malang, Sutiaji.

Sutiaji mengaku tidak mau, nantinya dampak dari adanya libur panjang tersebut berimbas kepada naiknya kasus pasien positif virus Corona ( Covid-19 ) di Kota Malang.

"Jadi jangan sampai libur panjang nanti orang-orang mendapatkan oleh-oleh Corona. Jadi perlu kesadaran kita semua dan harus kita antisipasi," ucapnya.

Antisipasi yang bakal dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang ialah dengan menggerakkan operasi yustisi.

Baca juga: Sosok Istri Ke-3 Kiwil yang Baru Terekspos, Saksi Nikah Kuak Fakta, Istri Pertama Ogah Ikut Campur?

Kemudian, kata Sutiaji, penguatan kampung tangguh juga jadi faktor utama pencegahan transimisi lokal di Kota Malang.

Dia tidak ingin, setelah libur panjang nanti ada kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Kota Malang.

Mengingat, pihaknya kini sedang fokus dalam menaikkan zona status Covid-19 Kota Malang ke zona kuning dari zona oranye.

"Target kami dalam pekan depan harus sudah zona kuning dan Kami juga berharap, nantinya vaksin juga segera mendarat di Kota Malang. Karena ini mendesak," ucapnya.

Baca selengkapnya>>>

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved