Breaking News:

Penanganan Covid

Pemkot Malang Anggarkan Rp 70 Miliar untuk Penanganan Pandemi Covid-19 di Tahun 2021

Pemerintah Kota Malang menganggarkan Rp 70 miliar untuk penanganan virus Corona (Covid-19) di tahun 2021.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Penjelasan Wali Kota Malang Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2021, Senin (26/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang menganggarkan Rp 70 miliar untuk penanganan virus Corona ( Covid-19 ) di tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji seusai menghadiri rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Penjelasan Wali Kota Malang Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2021, Senin (26/10/2020).

Dalam rapat paripurna tersebut, satu demi satu proyeksi rancangan APBD di tahun 2021 dijelaskan oleh Sutiaji, termasuk anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Untuk penanganan Covid-19 kami masukkan ke Bantuan Tidak Terduga (BTT) senilai Rp 70 miliar," ucapnya di hadapan awak media.

Sutiaji mengatakan, untuk target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang sebesar Rp 1,8 triliun. Sedangkan untuk anggaran proyeksi belanja senilai Rp 1,9 triliun.

Dia merincikan untuk pajak daerah Kota Malang diproyeksikan sebesar Rp 511 miliar. Restribusi daerah ditargetkan senilai Rp 45 miliar.

Baca juga: Aliansi BEM Malang Raya Gelar Unjuk Rasa di Depan Balai Kota, Tegas Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Baca juga: Pengemudi Mengantuk, Mobil Toyota Kijang Kapsul Oleng dan Tabrak Dua Kendaraan di Depan UMM Malang

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan bagi hasil perusahaan daerah untuk APBD 2021 diproyeksikan Rp 36 miliar dan lain-lain pendapatan ditargetkan sebesar Rp 47 miliar.

Sedangkan untuk alokasi belanja daerah sebesar Rp 1,9 triliun. Yang rinciannya digunakan untuk belanja operasi dalam 2021 diproyeksikan sebesar Rp 1,7 triliun. Belanja pegawai dialokasikan Rp 923 miliar. Belanja dan jasa alokasinya sebesar Rp 710 miliar.

Belanja hibah dialokasikan Rp 104 miliar. Belanja bantuan sosial dialokasikan Rp 13 miliar, belanja modal di 2021 sebesar Rp 129 miliar. Belanja tidak terduga dialokasikan Rp 71 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved