Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Penanganan Covid

Cara Unik Toko Pulsa Lumajang Lawan Covid-19, Bentangkan Rafia: Pembeli Cukup Berdiri di Halaman

Toko pulsa di Jalan Kapten Suwandak No 66, Lumajang punya cara unik lawan Covid-19. Bentangkan rafia untuk jaga jarak dengan pembeli.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
SURYA/TONY HERMAWAN
Putri, penjaga toko pulsa Jalan Kapten Suwandak No 66, Lumajang, saat melayani pembeli dengan menggunakan nampan plastik. 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG -  Toko pulsa di Jalan Kapten Suwandak No 66, Lumajang, punya cara unik untuk mencegah risiko penularan virus Corona  ( Covid-19 ). 

Guna menerapkan jaga jarak, pemilik toko ini membatasi kontak langsung dengan pembeli.

Caranya, membentangkan tali rafia 1 meter dari etalase toko.

Baca juga: Terima Bus Suroboyo Sobo Kelurahan, Polrestabes Surabaya Siap Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

Baca juga: Prediksi Persiapan Tim bakal Mepet, Pelatih PSG Gresik Minta Pemainnya Jaga Kondisi Selama Libur

Alhasil pembeli yang hendak melakukan pembelian hanya cukup berdiri di halaman toko.

Uniknya, saat pembeli akan melakukan pembayaran, karyawan akan menyodorkan nampan plastik menggunakan bambu.

Putri satu di antara karyawan toko mengatakan, pemasangan penghalang tersebut sudah dilakukan oleh pemilik toko semenjak wabah virus Corona muncul Lumajang.

Baca juga: SDN Sukajeruk 1 Masalembu Sumenep Dapat Bantuan DAK Untuk Rehap Tiga Ruang Kelas

Baca juga: Ramalan Cinta Zodiak Besok Kamis, 29 Oktober 2020: Sagitarius Sangat Murung, Pisces Cobalah Terbuka

"Sejak ada kasus pasien postif Covid-19 yang punya masang pembatas,” kata Putri, Rabu (28/10/2020).

Ia menjelaskan, pemilik toko sengaja memasang penghalang tersebut untuk menghindari kerumunan pembeli. Karena saat pembeli datang, umumnya akan mendekati etalase konter. 

"Jaraknya kan dekat ya kalau pembeli berdiri di depan etalase, apalagi kalau orangnya beli paket internet itu kan milihnya agak lama. Ada pembatasan gini kan kami bisa cukup aman," ucapnya.

Kendati demikan, penerapan protokol kesehatan ini tidak berimbas pada hasil penjualan.

Menurut Putri, masih banyak masyarakat datang untuk membeli pulsa. Pasalnya di tengah wabah virus ini orang-orang banyak bekerja di dalam rumah dan memanfaatkan pulsa internet.

“Masih tetap banyak kok yang beli. Pembatasan ini kan gak merugikan konsumen malah bikin aman pembeli maupun kami sebagai karyawan toko,” pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved