Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilkada Lamongan

Mendekati Hari H, Anggota Panwas Pilkada Lamongan Lakukan Rapid Test Lagi

Menjelang pemungutan suara Pilkada Lamongan, untuk kedua kalinya panitia pengawas se - Lamongan melakukan rapid tes.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Pengawas pilkada dirapid tes untuk kedua kalinya mendekati hari H, Rabu (28/10/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Menjelang pemungutan suara Pilkada Lamongan 2020, untuk kedua kalinya panitia pengawas se - Lamongan melakukan rapid tes.

Sebanyak 704 anggota panitia pengawas Pilkada se-Lamongan di rapid tes. Hingga saat ini, tidak ada anggota panwas maupun staf yang terdeteksi reaktif.

Anggota Bawaslukab Lamongan, Tony Wijaya mengatakan, rapid test serentak ini dilakukan karena semakin dekatnya hari H pelaksanaan pemungutan suara.

Peserta rapid tes, kata Tony, diberlakukan untuk semua anggota Bawaslu tingkat kabupaten, Panwascam di tingkat kecamatan, semua anggota panwas desa dan semua staf.

"Semua anggota, staf Bawaslu di semua jenjang dari kabupaten hingga Desa/Kelurahan," kata Tony Wijaya saat dikonfirmasi Surya.co.id, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Tan Siok Tjien, Istri Pendiri PT Gudang Garam Tbk Wafat Pada Usia 91 Tahun

Baca juga: Bocor Sosok Penting di Kisah Percintaan Maia dan Irwan Mussry, Sang Penjodoh, Warganet Penasaran

Baca juga: Emosi Dibentak Atta Halilintar, Aurel Turun dari Mobil, Malah Bingung di Jalan Akhirnya Masuk Lagi

Pelaksanaan rapid tes sendiri, dilakukan secara serentak terbagi di beberapa titik dan tidak terpusat di satu tempat saja agar tidak menimbulkan kerumunan massa. Bawaslukab, menggandeng tenaga medis dari RSUD dr Soegiri Lamongan sebagai pelaksana tes.

Rapid tes ini diwajibkan untuk semua pengawas di semua jenjang agar sebagai penyelenggara Pilkada tetap bisa mengawasi Pilkada dengan tetap menjaga kesehatan dan melakukan protokol kesehatan," katanya kepada TribunJatim.com.

Tony menambahkan, rapid tes yang dilakukan oleh Bawaslukab Lamongan ini untuk kedua kalinya digelar. Rapid tes akan kembali digelar hingga nanti menjelang hari H pemungutan suara Pilkada Lamongan.

Selain rapid tes, seluruh petugas pengawas di semua tingkatan juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Pengawas dibekali dengan perlengkapan APD berupa masker dan hand sanitizer serta mendapatkan asuransi jaminan kesehatan maupun jaminan ketenagakerjaan.

Tony menambahkan, hasil rapid tes kedua ini belum diketahui hasilnya, namun pada rapid tes pertama tidak ada satu pun pengawas yang reaktif.

"Hasil rapid tes, akan diumumkan oleh Dinkes Lamongan melalui Bawaslukab Lamongan. Semoga normal semua, " pungkasnya.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved