Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pemuda Kreatif Kediri Bertemu di Creative Youth Fest 2020, Wujudkan Inovasi di Tengah Pandemi

Disbudparpora Kota Kediri gelar Creative Youth Fest 2020. Pertemukan pemuda kreatif untuk menjadi trend-setter di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Hefty Suud
SURYA/DIDIK MASHUDI
Sumaryono, PIC PO Setiawan Coffee on The Road tampil pada ajang Creative Youth Fest 2020 Kota Kediri, Rabu (28/10/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri menyelenggarakan kegiatan Creative Youth Fest 2020, Rabu (28/10/2020). 

Acara tersebut mengusung tema Pemuda inspiratif untuk negeri menghadirkan para pemuda kreatif di antaranya, Sumaryono (PIC PO Setiawan Coffee on The Road), Alvian (Dirut The Indonesian Academy of Hypnotheraphy) dan M Gontha Bagus Hartawan (pemilik Okui Kopi dan Okui Creative Hub).

Nur Muhyar, Kepala Disbudparpora Kota Kediri menjelaskan, tujuan Creative Youth Fest 2020 untuk memotivasi dan mengangkat pemuda-pemudi Kota Kediri yang sudah berhasil menjalankan wirausaha.

Baca juga: Departemen Ilmu Informasi Perpustakaan Fisip Unair Bagikan Ratusan Buku di Purwoasri Kediri

Baca juga: 10 Gambar Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2020, Link Download di Sini, Lengkap Ada 10 Quotes Keren Buat WA

Menurut Nur Muhyar, Creative Youth Fest 2020 ini benar-benar sesuai namanya, mempertemukan para pemuda kreatif untuk berkolaborasi, bergerak bersama, dan memberikan kontribusi.

Pemuda dengan pemikiran kreatif bisa mewujudkan inovasi yang menjadi solusi khususnya pada saat pandemi ketika banyak usaha terpuruk, namun menjadi trend-setter dalam makna yang positif.

Sumaryono, PIC PO Setiawan Coffee on The Road menjelaskan, pandemi virus Corona ( Covid-19 ) membuat penumpang bus turun drastis.

Baca juga: Memasuki Musim Hujan, Warga di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri Krisis Air Bersih

Baca juga: 94 Pelanggar Terjaring Operasi Zebra Lamongan, Pengendara Tertib Prokes Dihadiahi Bunga Mawar

"Ketika pelan-pelan bus mulai beroperasi, penumpang kami yang ke Bali hanya 20-25 persen saja terisi,” ujarnya.

Selama ini Bus Setiawan melayani rute Kediri-Denpasar Bali PP. Pasarnya kebanyakan wisatawan.

Ketika pandemi, banyak orang dianjurkan tidak bepergian maka penumpang bus PO Setiawan turun drastis. Kalau ada yang bepergian, biasanya untuk kepentingan pekerjaan.

Untuk menyiasatinya, sejak September lalu, PO Setiawan berinisiatif membuat Coffee on The Road.

Konsepnya, sebuah kafe di dalam bus, penumpang bisa menikmati kopi dan camilan sambil berkeliling Kota Kediri.

“Interior bus kita sulap menjadi kafe dengan kursi-kursi masih tetap kursi bus. Ada bar untuk memproses kopi dari mulai menggiling hingga menyeduh sehingga pelanggan bisa melihat bagaimana kopinya dihidangkan,” jelasnya.

Rutenya berangkat dari kantor bus Setiawan di Jl Kilisuci Kota Kediri, melewati GOR Joyoboyo, Gua Selomangleng, Taman Sekartaji, Jembatan Brawijaya dan berakhir di Kebun Bibit Kabupaten Kediri lalu kembali ke kantor bus Setiawan.

Menurut estimasi, waktu tempuhnya sekitar 4 jam, dengan tiket seharga Rp 75.000 per orang.

Selain keliling Kediri Raya, Coffee on The Road juga melayani rute ke Pujon, Batu. Konsepnya sama, kafe di dalam bus dengan hidangan makanan kecil tanpa makan siang menuju Santera Florist di Pujon.

Harga tiket Rp 150.000 per orang termasuk tiket masuk ke Santera Florist.

Menurut Sumaryono, inovasi ini disambut baik terutama oleh komunitas. Khususnya weekend dan hari libur sudah terpesan habis. Selain melayani komunitas juga perorangan.

Penulis: Didik Mashudi

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved